
Pedagang saat membuat kulit ketupat di Jakarta, Sabtu (30/4/2022). Moment hari raya Idul Fitri menjadi peluang bisnis bagi sebagian masyarakat, salah satunya penjualan kulit ketupat mengalami peningkatan dengan harga jual Rp6 ribu untuk 10 lembar janur
JawaPos.com - Pada Lebaran kali ini, euforia masyarakat sangat tinggi karena mudik diperbolehkan oleh pemerintah. Hal ini tentunya akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk dapat bertemu keluarga di kampung halaman.
Sama halnya seperti yang dilakukan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno. Ia pun akan melakukan mudik, namun setelah salat Ied.
"Kumpul keluarga pastinya, ke orang tua, mertua juga dan saudara-saudara lainnya, gitu aja masa pertama Lebaran. Saya mudik habis Lebaran aja mencari sepi. Saya ke Pulau Bangka dari Semarang naik pesawat," jelasnya kepada JawaPos.com.
Ia mengaku bahwa pada masa Ramadan ini, dirinya merindukan momen masa-masa kecilnya ketika di kampung halaman. Bermain bersama teman sebaya, ditambah dengan toleransi yang tinggi adalah hal yang dirindukan.
"Saya itu pasti merindukan masa kecil, masa kecil saya di Bangka itu toleransinya tinggi. Rumah itu selalu buka, makanya banyak yang berdatangan. Saling mengunjungi itu hal biasa, guyub lintas agama itu hal biasa. Pas Natal gantian tuh, di Bangka seperti itu," tutur dia.
Hal yang biasa dilakukan olehnya adalah naik sepeda berkeliling Pulau Bangka. "Ke mana-mana naik sepeda, di pulau kecil di sana sudah senang. Beli mainan, kaset, nonton bioskop juga," kata pengamat transportasi ini.
Keunikan di kampung halaman yang berada di wilayah Timur Sumatera ini adalah makanan yang dibuat sendiri menjelang Lebaran. Membuat ketupat dan kue lebaran adalah hal yang wajib ada di setiap rumah.
"Ketupat, lalu opor ayam, itu aja dari kecil, ada kue lepat atau lemak, itu persediaan kue banyak, tiap rumah bikin sendiri," terangnya.
Ia berharap Lebaran kali ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin bersama para kerabat di kampung halaman. "Pas lebaran itu pas anak-anak itu kumpul dengan adik-adik, bersantai, ketika sekolah SMA kumpul dengan teman-teman. Pas beranjak dewasa tentu ada hal yang hilang. Kumpul dengan orang tua, nggak ada, kita ke kuburan," tutupnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
