Ilustrasi belanja pakai uang THR. (Riana Setiawan / Jawa Pos)
JawaPos.com - Sudahkah Tunjangan Hari Raya (THR) Anda cair? Bagi banyak orang, momen ini selalu dinanti.
Saldo rekening bertambah, daftar belanja pun langsung tersusun, mulai dari beli baju baru, kirim hampers, mudik ke kampung halaman, hingga berbagi rezeki dengan keluarga.
Namun, tak sedikit yang merasakan hal sama setiap tahun, setelah Lebaran usai, THR seperti “numpang lewat”.
Uang habis tanpa jejak yang jelas. Penyebabnya bukan semata karena nominalnya kurang, melainkan karena tidak ada strategi pengelolaan yang matang.
Padahal, THR adalah pemasukan tambahan di luar gaji rutin. Jika dikelola dengan bijak, dana ini bisa menjadi momentum memperkuat kondisi finansial keluarga setelah Idulfitri.
Agar keuangan tetap stabil dan tidak boncos pasca-Lebaran, berikut strategi alokasi THR yang bisa Anda terapkan seperti dirangkum dari Sunlife Syariah.
Langkah pertama dalam mengelola THR adalah menunaikan kewajiban seperti zakat fitrah (sekitar Rp50.000 per jiwa), sedekah, atau membantu keluarga yang membutuhkan.
Selain menjalankan perintah agama, kebiasaan menyisihkan dana sejak awal juga membantu mengontrol pengeluaran agar tidak impulsif.
Tagihan paylater, kartu kredit, atau cicilan lainnya sering terasa ringan per bulan, tetapi bisa menjadi beban jangka panjang jika menumpuk.
Mengalokasikan sebagian THR untuk mengurangi atau melunasi utang dapat membuat kondisi finansial lebih sehat dan ringan setelah Lebaran.
Mudik, sajian khas hari raya, angpao, hingga pakaian baru adalah bagian dari tradisi dan kebahagiaan Idulfitri.
Namun tanpa batas anggaran, pengeluaran bisa membengkak. Tentukan alokasi maksimal agar perayaan tetap meriah tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.
Jangan habiskan seluruh THR untuk konsumsi. Sisihkan sebagian untuk dana darurat atau instrumen likuid seperti emas, tabungan syariah, atau Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) syariah.
Dana ini akan sangat membantu jika ada kebutuhan mendadak setelah Lebaran, seperti biaya kesehatan atau kebutuhan tak terduga lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
