
Ilustrasi pedal rem pada mobil. (CarFromJapan)
JawaPos.com-Kampas rem merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan yang berfungsi memperlambat hingga menghentikan laju mobil. Namun, tidak sedikit pengemudi yang tanpa sadar memiliki kebiasaan berkendara yang dapat membuat kampas rem lebih cepat aus.
Jika kondisi tersebut dibiarkan, performa pengereman bisa menurun dan berpotensi mengganggu keselamatan saat berkendara. Karena itu, pengemudi perlu memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi daya tahan komponen tersebut.
Dikutip dari laman Daihatsu dan Suzuki, terdapat beberapa kebiasaan pengemudi yang dapat menyebabkan kampas rem mobil lebih cepat habis.
1. Pengereman Mendadak atau Agresif
Salah satu penyebab utama kampas rem cepat habis adalah kebiasaan melakukan pengereman secara mendadak atau agresif. Saat pedal rem diinjak dengan keras, gesekan antara kampas rem dan cakram menjadi lebih besar.
Gesekan yang terjadi secara terus-menerus dengan tekanan tinggi membuat kampas rem lebih cepat mengalami keausan. Selain itu, kebiasaan ini juga membuat sistem pengereman bekerja lebih berat, terutama ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
2. Tidak Memanfaatkan Engine Brake
Tidak memanfaatkan engine brake dengan baik juga dapat membuat kampas rem lebih cepat habis. Engine brake merupakan teknik memperlambat kendaraan dengan memanfaatkan penurunan gigi transmisi sehingga laju mobil berkurang tanpa harus terus menekan pedal rem.
Jika pengemudi hanya mengandalkan pedal rem untuk mengurangi kecepatan, maka beban kerja sistem pengereman menjadi lebih besar dan mempercepat keausan kampas rem.
3. Menggunakan Rem Terus-Menerus di Jalan Menurun
Kebiasaan menggunakan rem secara terus-menerus saat melewati jalan menurun juga dapat mempercepat keausan kampas rem.
Penggunaan rem yang terlalu sering dalam kondisi tersebut dapat meningkatkan suhu komponen pengereman. Jika terjadi dalam waktu lama, panas yang berlebihan dapat menurunkan performa rem sekaligus mempercepat habisnya kampas rem.
Untuk mengatasinya, pengemudi disarankan memanfaatkan engine brake agar beban kerja rem tidak terlalu berat.
4. Membawa Beban Kendaraan Berlebih
Mobil yang sering membawa beban berlebih juga dapat membuat kampas rem cepat aus. Beban kendaraan yang lebih berat membuat sistem pengereman harus bekerja lebih keras untuk menghentikan laju mobil.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
