
Sebanyak 181 siswa sekolah menengah atas dan sederajat (SMA/SMK/SLB), didampingi oleh 125 mekanik dari bengkel binaan Pertamina, berpartisipasi dalam program Ganti Oli Gratis untuk 6.000 kendaraan.
JawaPos.com-Kebocoran oli motor kerap terjadi tanpa disadari, padahal dampaknya bisa serius jika dibiarkan terlalu lama. Banyak pengendara baru menyadari masalah ini saat mesin terasa kasar, performa menurun, atau bahkan muncul kerusakan yang menguras biaya.
Padahal, tubuh motor sebenarnya sudah memberi “sinyal” sejak awal. Jika kamu lebih peka dan rutin melakukan pengecekan sederhana, kebocoran oli bisa terdeteksi lebih cepat sebelum berubah menjadi masalah besar.
Berikut 4 tanda oli motor tiba-tiba cepat habis seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Muncul Bercak Oli di Lantai Parkir
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah adanya bercak atau noda oli di lantai parkir setelah motor digunakan. Bercak ini biasanya berwarna kecokelatan hingga hitam dan terasa licin saat disentuh. Meski terlihat kecil, jangan langsung menganggapnya sepele karena bisa jadi kebocoran akan semakin parah seiring waktu.
Jika kamu sering menemukan noda di lokasi parkir yang sama, cobalah periksa bagian bawah mesin, baut pembuangan oli, hingga area sekitar seal. Semakin cepat diketahui, semakin kecil risiko kerusakan lanjutan.
2. Tercium Bau Oli Terbakar saat Mesin Panas
Aroma oli terbakar yang muncul ketika mesin dalam kondisi panas juga patut kamu waspadai. Bau ini biasanya muncul saat oli menetes ke bagian mesin yang suhunya tinggi, seperti knalpot atau blok mesin.
Meski sumber tetesan belum tentu terlihat secara kasat mata, bau menyengat ini merupakan sinyal awal bahwa ada oli yang keluar dari jalurnya. Jika dibiarkan, selain berisiko merusak komponen, kondisi ini juga bisa mengganggu kenyamanan berkendara.
3. Volume Oli Cepat Berkurang Tanpa Alasan Jelas
Jika kamu mendapati oli motor cepat berkurang padahal jarak tempuh belum jauh, ini bukan hal normal. Penurunan volume oli yang tidak wajar sering kali menjadi tanda kebocoran kecil yang terjadi terus-menerus.
Apalagi jika kamu sudah rutin ganti oli sesuai jadwal, tetapi level oli tetap sering kurang. Kondisi ini sebaiknya segera diperiksa ke bengkel agar sumber kebocoran bisa ditemukan sebelum merembet ke komponen mesin lain.
4. Biasakan Cek Motor Sebelum dan Sesudah Berkendara
Langkah paling sederhana namun efektif adalah membiasakan diri memeriksa motor sebelum dan sesudah digunakan. Kamu bisa melihat kondisi lantai parkir, mengecek bagian bawah mesin, serta memastikan tidak ada rembesan di sekitar baut atau selang.
Dengan kebiasaan ini, perubahan kecil pada kondisi motor akan lebih cepat kamu sadari. Deteksi dini bukan hanya menghemat biaya perbaikan, tapi juga membantu menjaga performa mesin tetap optimal dan aman digunakan setiap hari. (*)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
