
PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (Frogs Indonesia) bersama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memamerkan drone buatannya untuk dipasarkan secara Internasional. (Istimewa)
JawaPos.com–Industri teknologi Indonesia kembali unjuk gigi di kancah internasional. Kali ini, produsen drone lokal Frogs Indonesia resmi menggandeng raksasa dirgantara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk membawa drone nasional menembus pasar ekspor global.
Kerja sama strategis Frogs Indonesia dengan PTDI mencakup banyak aspek krusial. Mulai dari produksi bersama, penguatan sistem teknologi, hingga riset dan pengembangan (R&D) yang lebih masif.
PTDI akan memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan fasilitas manufaktur yang canggih hingga akses ke jaringan pemasaran internasional mereka yang luas.
Menariknya, drone hasil kolaborasi ini tidak hanya menyasar sektor keamanan, tapi juga kebutuhan sipil seperti pertanian dan peternakan di luar negeri. KBRI di berbagai negara pun akan dilibatkan untuk memuluskan promosi drone karya anak bangsa ini.
Chief Technology Officer Frogs Indonesia Rahman Al Farisyi menegaskan, dukungan dari PTDI akan menjadi booster luar biasa bagi daya saing produk mereka.
”Dukungan PTDI sangat strategis, mulai dari fasilitas manufaktur, penguatan pengembangan sistem, hingga akses jejaring pemasaran internasional. Kami optimistis kerja sama ini dapat menghasilkan platform drone yang lebih siap operasional dan kompetitif,” ujar Rahman, Sabtu (7/2).
Direktur Niaga Teknologi & Pengembangan PTDI Moh Arif Faisal menyatakan komitmennya untuk memastikan produk ini mampu bersaing dengan pemain global lainnya.
”Kami ingin produk drone yang dikembangkan bersama mampu memenuhi standar pasar ekspor dan bersaing secara global,” tegas Moh Arif Faisal.
Multi Fungsi: Dari Pemetaan hingga Operasi Non Tempur
Ke depan, drone hasil kolaborasi Frogs Indonesia dan PTDI ini dirancang untuk memiliki keunggulan di sisi aeronautika dan integrasi sistem. Penggunaannya pun sangat luas, meliputi:
- Pengawasan wilayah perbatasan.
- Pemetaan area secara presisi.
- Dukungan operasi non tempur.
- Optimalisasi sektor agrikultur (pertanian dan peternakan).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
