
PNM menyediakan pembiayaan hingga Rp200 juta bagi pengusaha mikro dan kecil untuk lebih mendorong perkembangan usaha. (Istimewa).
JawaPos.com – Dari berbagai daerah, kisah para pengusaha mikro dan kecil kerap memperlihatkan satu benang merah: hadirnya pendampingan yang tidak hanya berbicara soal modal, tetapi juga tentang proses belajar dan bertumbuh dalam keseharian usaha mereka.
Melalui jaringan lebih dari 620 kantor layanan, salah satu lembaga keuangan plat merah yang tersebar di seluruh Indonesia selalu mengupayakan pemberdayaan itu menjangkau pengusaha di berbagai pelosok, memperlihatkan bagaimana dukungan yang tepat mampu menguatkan fondasi ekonomi keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
PNM, berbeda dari lembaga pembiayaan pada umumnya, mereka menempatkan peningkatan kapasitas usaha sebagai langkah awal sebelum pembiayaan diberikan. Pendekatan ini menekankan pemberdayaan sosial dan intelektual agar pengusaha memiliki kesiapan yang lebih matang dalam mengelola modal.
Melalui produk MT 200 (Madani Tumbuh 200) yang merupakan turunan dari ULaMM, PNM menyediakan pembiayaan hingga Rp200 juta bagi pengusaha mikro dan kecil untuk lebih mendorong perkembangan usaha, sehingga mereka dapat memperluas skala bisnis dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian wilayahnya.
Selain pembiayaan dengan prosedur yang jelas dan angsuran ringan, Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) juga memberikan pendampingan usaha dan pelatihan, jasa konsultasi bisnis, dukungan pengelolaan keuangan, serta akses pasar yang lebih luas bagi para nasabah.
Layanan ini tersedia dalam dua skema akad, yakni konvensional dan syariah, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta preferensi masing-masing pengusaha. Pendekatan menyeluruh ini menjadi ciri khas PNM dalam memastikan pembiayaan berjalan seiring dengan penguatan kapasitas usaha nasabah.
Salah satu nasabah ULaMM yang telah bergabung sejak 2008 menuturkan sewaktu pertama bergabung, usahanya masih sangat sederhana. Setelah itu ia disarankan untuk ke PNM, perlahan juga diberikan pendampingan yang mengubah caranya mengelola usaha. Setiap minggu, pelatihan yang diberikan terhadap dirinya seperti membuka jalan baru.
Sekarang usaha ini bukan hanya menghidupi keluarga, tapi juga memberi pekerjaan untuk orang di sekitar rumah jadi alhamdulillah PNM bisa membantunya menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menyampaikan, “Bagi kami, ULaMM bukan sekadar pembiayaan, melainkan perjalanan kami untuk menumbuhkan keyakinan serta memaksimalkan setiap potensi dalam diri para pengusaha Mikro dan Kecil. Ketika kapasitas mereka perlahan menguat, yang tumbuh bukan hanya usahanya, tetapi juga harapan di dalam rumah, kemandirian di lingkungan sekitar, dan perekonomian di daerah tempat mereka berusaha. Semoga kami bisa terus mendorong kebermanfaatan ini kesetiap penjuru negeri,” pungkas Dodot.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
