Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Juni 2023 | 22.13 WIB

Kenaikan Telur Ayam hingga Bawang Merah Jadi Pemicu Inflasi 0,09 Persen pada Mei 2023

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini - Image

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulanan pada Mei 2023 melandai dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Inflasi Mei tercatat sebesar 0,09 persen month to month (m-to-m) angka ini juga lebih rendah dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya Mei 2022 sebesar 0,40 persen.

"Perkembangan inflasi bulanan atau month-to-month pada Mei 2023 terjadi inflasi sebesar 0,09 persen secara bulan ke bulan atau terjadi kenaikan harga indeks konsumen dari 174 pada April 2023 menjadi 114,84 pada Mei 2023," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers yang dipantau secara daring, Senin (5/6).

Sementara itu, secara tahunan inflasi Mei tercatat sebesari 4 persen dengan IHK sebesar 114,84. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kotabaru dan Timika masing-masing sebesar 6,04 persen dengan IHK masing-masing sebesar 121,80 dan 117,74 dan terendah terjadi di Pangkal Pinang sebesar 1,93 persen dengan IHK sebesar 114,16.

Lebih lanjut, Pudji membeberkan pemicu inflasi yang terjadi pada Mei 2023 secara bulanan dipicu adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Meliputi, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,48 persen dengan andilnya sebesar 0,13 persen. Inflasi tersebut diredam oleh deflasi kelompok pakaian dan alas kaki serta transportasi.

"Komoditas penyumbang inflasi bulanan terbesar diantaranya adalah bawang merah dengan andil sebesar 0,03 persen, daging ayam ras dengan andil sebesar 0,03 persen, dan ikan segar dengan andil sebesar 0,02 persen," bebernya. "Telur ayam ras dengan andil sebesar 0,02 persen, rokok kretek filter dengan andil 0,02 persen dan bawang putih dengan andil sebesar 0,02 persen," imbuhnya.

Berikutnya, sebaran inflasi bulanan secara wilayah dari 95 kota IHK terdapat 77 kota yang mengalami inflasi. Dari 77 kota tersebut 67 kota mengalami inflasi di atas inflasi nasional dan 10 kota lainnya mengalami inflasi di bawah inflasi nasional.

"Sedangkan 13 kota lainnya mengalami deflasi. Sebaran inflasi dan deflasi terdalam dari masing-masing pulau sebagai berikut, inflasi tertinggi berada di Tanjung Pandan dengan inflasi sebesar 1,28 persen dan deflasi terdalam terjadi di Kota Jayapura sebesar -0,05 persen," ujarnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore