
Ilustrasi orang yang cerdas dan kaya raya. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak pelamar kerja dengan CV mentereng justru tumbang di tahap wawancara. Masalahnya seringkali bukan karena kurang kompeten, tapi karena terlalu "jujur" tanpa strategi.
Pakar Wawancara dan Pendiri Interviewology, Anna Papalia, mengungkapkan bahwa wawancara kerja bukan sekadar ajang adu kejujuran, melainkan seni mempresentasikan diri. Menurutnya, ada beberapa jawaban yang perlu "dipoles" agar Anda tidak terlihat sebagai kandidat yang berisiko.
Dikutip dari Your Tango, Rabu (24/12), berikut adalah 5 hal yang sebaiknya tidak Anda sampaikan apa adanya saat interview kerja:
1. Visi 5 Tahun ke Depan: Fokus pada Perusahaan
Pertanyaan klasik ini sering dijawab dengan rencana pribadi seperti ingin lanjut S2, menikah, atau pindah jalur karier. Meski itu kenyataan, Anna Papalia menyarankan untuk mengerem jawaban tersebut.
"Tidak ada yang mau mendengar Anda mengatakan bahwa Anda membayangkan diri Anda kuliah pascasarjana atau menikah dan memiliki anak," kata Papalia.
Perusahaan ingin memastikan investasi mereka pada Anda tidak sia-sia. Alih-alih jujur soal rencana pribadi, fokuslah pada loyalitas.
"Yang ingin kami dengar dari Anda adalah, ‘Saya melihat diri saya di organisasi ini," jelas Papalia.
2. Alasan Pindah Kerja: Hindari Curhat Negatif
Pindah kerja karena gaji kecil atau bos yang "toxic" memang umum terjadi. Namun, mengatakannya secara gamblang bisa menjadi bumerang. Anda bisa dianggap sebagai orang yang mudah mengeluh.
Papalia menyarankan untuk membingkai alasan tersebut dengan narasi profesional. "Katakan sesuatu seperti, ‘Saya sudah merasa posisi saya tidak lagi sesuai dengan kemampuan saya dan saya mencari tantangan baru," sarannya.
3. Jangan Pernah Menjelekkan Atasan Lama
Ini adalah aturan emas dalam dunia rekrutmen. Sekalipun Anda bekerja untuk bos paling buruk sekalipun, jangan pernah membongkar aib mereka di depan calon atasan baru.
"Saya tidak peduli meskipun Anda bekerja untuk bos terburuk dan paling suka mengontrol di dunia, kami tidak ingin mendengar Anda membicarakan hal itu dalam wawancara," tegas Papalia. Sikap ini menunjukkan kedewasaan emosional dan profesionalisme Anda.
4. Pilih Hobi yang Memberi Nilai Tambah

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
