Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berlokasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (istimewa)
JawaPos.com - Kisruh status Bandara IMIP di Morowali hingga kini belum menemukan titik terang. Polemik soal legalitas layanan penerbangan internasional itu kian melebar.
Namun fakta baru justru terungkap, ternyata PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pernah melayangkan surat kepada Direktur Jenderal Keimigrasian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Singkatnya, surat tersebut berisi penolakan Bandara Khusus IMIP untuk melayani penerbangan internasional komersial. Meskipun, izin operasionalnya telah lebih dulu dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kepmenhub Nomor KM 38 Tahun 2025 Tentang Penggunaan Bandar Udara Yang Dapat Melayani Penerbangan Langsung Dari dan/atau ke Luar Negeri.
Bahkan, surat tertanggal 15 September 2025 dengan Nomor: 810/IMIP-KIP/MWL/IX/2025 itu sudah dilayangkan kepada pemerintah jauh sebelum Bandara Khusus IMIP viral lantaran disebut "negara dalam negara".
Government Reations Manager PT IMIP, Askurullah melalui surat itu menyampaikan ketidaksiapan Bandara Khusus IMIP untuk melakukan penerbangan komersial internasional.
"Sesuai dengan fungsi tersebut, saat ini Bandar Udara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) belum berkenan dan belum memiliki rencana untuk melakukan penerbangan langsung dari dan/atau ke luar negeri," kata Askurullah dalam surat yang diterima JawaPos.com, Kamis (4/12).
Dalam surat itu juga, Askurullah memastikan bahwa Bandara Khusus IMIP dibangun dan dioperasionalkan hanya untuk menunjang kelancaran aktivitas Kawasan Industri. Khususnya dalam mendukung mobilisasi tenaga kerja, barang, serta kegiatan operasional internal perusahaan.
Sementara itu, kata Askurullah, jika Bandara Khusus IMIP melayani penerbangan internasional komersial, harus memenuhi sejumlah persyaratan. Sedangkan, realitanya fasilitas dan layanan penerbangan di Bandara Khusus IMIP dirancang untuk penetingan terbatas.
"Dan belum disiapkan untuk melaksanakan standar pelayanan internasional sebagaimana yang dipersyaratkan dalam ketentuan," ujarnya.
Di sisi lain, pihaknya pun memastikan bahwa orientasi utama pengelolaan Bandara Khusus IMIP adalah untuk menunjang efisiensi operasional kawasan industri. Sehingga memang tidak dialokasikan bagi penerbangan komersial internasional.
"Pertimbangan regulasi, teknis, dan sumber daya saat ini masih difokuskan pada dukungan kebutuhan internal Kawasan IMIP," ungkapnya.
Dengan alasan di atas, PT IMIP memastikan pihaknya belum bisa melaksanakan penerbangan komersial internasional, meskipun telah dicantumkan dalam Kepmenhub KM 38/2025. Kendati menolak dari sisi ini, PT IMIP memastikan akan terus mendukung segala kebijakan pemerintah untuk terus menggenjot perekonomian Indonesia.
"Dengan demikian, segala bentuk rujukan terkait kemungkinan penerbangan langsung Internasional dari/ke Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) belum dapat kami laksanakan," bunyi surat itu.
"Pada dasarnya, PT IMIP tetap berkomitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan aspek perekonomian dan mendukung perkembangan kawasan ekonomi serta pengelolaan keimigrasian dan penerbangan nasional," tutupnya

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
