Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 November 2025 | 02.27 WIB

BGN Pastikan Anggaran Rp 20 Triliun dari Danantara Bukan Untuk Bikin Peternakan, Tapi Biayai Peternak Ayam

Ilustrasi peternak ayam tengah mengumpulkan produksi telur peternakannya - Image

Ilustrasi peternak ayam tengah mengumpulkan produksi telur peternakannya

JawaPos.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memastikan bahwa anggaran Rp 20 triliun yang akan dikucurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bukan untuk membangun peternakan sendiri. Melainkan, kata dia, untuk membiayai para peternak ayam pedaging dan petelur di seluruh Indonesia. 

“Jadi, anggaran sebesar Rp 20 triliun itu untuk membiayai para peternak, bukan Danantara yang membangun peternakan sendiri,” kata Nanik di Jakarta, Senin (17/11). 

Dia menjelaskan, proyek tersebut dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang akan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di hulu dan peternakan kecil di hilir. Adapun tujuannya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga telur dan ayam. 

Menurut Nanik, Danantara akan membiayai para peternak ayam petelur dan pedaging untuk memastikan agar kebutuhan telur dan daging ayam untuk program MBG bisa terpenuhi. 

"Dengan demikian, hal ini diharapkan dapat mencegah terjadi lonjakan harga yang menyebabkan inflasi," jelasnya. 

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) buka suara soal rencananya untuk mengucurkan dana pembangunan peternakan ayam senilai Rp 20 triliun sebagai bentuk dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Terkait rencana itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan bahwa pihaknya masih harus melakukan kajian lebih lanjut. Namun begitu, kata dia, kedepan akan ada Surat Keputusan Bersama (SKB) sejumlah menteri terkait penugasan pembangunan peternakan ayam itu kepada Danantara. 

"Ini juga akan dikaji nanti tentu kan ada juga SKB yang akan dikeluarkan oleh Menteri untuk penugasan bagaimana kemudian kita membangun, ini kan terutama sekali untuk ketahanan pangan ya," kata Dony Oskaria di Jakarta, dikutip Rabu (12/11). 

Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa kebutuhan protein untuk program MBG sangatlah melonjak. Itu sebabnya, pemerintah kedepan akan juga mendorong adanya swasembada pangan untuk kebutuhan protein tersebut. 

"Dan apalagi dengan MBG, kita membutuhkan banyak protein, dan karena itu pemerintah juga berupaya untuk bagaimana kita swasembada dengan protein-protein ini," tukas Dony. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore