Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Mei 2023 | 03.29 WIB

Laba Pertalife Insurance Tumbuh 48,08 Persen

SIGNIFIKAN: Direktur Keuangan Investasi PertaLife Yuzran Bustamar (tengah) dan Direktur Pemasaran Perta Life Insurance Haris Anwar (kanan) dalam konferensi pers kinerja Pertalife Insurance 2022. - Image

SIGNIFIKAN: Direktur Keuangan Investasi PertaLife Yuzran Bustamar (tengah) dan Direktur Pemasaran Perta Life Insurance Haris Anwar (kanan) dalam konferensi pers kinerja Pertalife Insurance 2022.

JawaPos.com - PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) telah mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 48,08 persen year on year (yoy) menjadi Rp 72,49 miliar sepanjang 2022 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 48,95 miliar. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.

“Hasil perolehan laba itu ditopang oleh pertumbuhan pendapatan premi sebesar 40,39 persen, hasil underwriting sebesar 40,37 persen, pendapatan investasi sebesar 60,13 persen, dan imbal jasa Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) sebesar 11,70 persen,” ujar Direktur Keuangan Investasi PertaLife Yuzran Bustamar, Jumat (19/5).

Sepanjang 2022 pendapatan premi tercatat sebesar Rp 686,52 miliar, pendapatan underwriting sebesar Rp 73,32 miliar, pendapatan investasi sebesar Rp 99,97 miliar dan imbal jasa DPLK sebesar Rp 20,96 miliar.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Perta Life Insurance Haris Anwar mengungkapkan, pihaknya menargetkan laba bersih pada 2023 lebih konservatif dibandingkan 2022, dengan perkiraan laba bersih sebesar Rp 58,16 miliar atau turun 19,76 persen dibandingkan perolehan 2022.

“Kami melihat ketidakpastian di tahun 2023 itu lebih besar sehingga dari sisi hasil investasi kita tidak terlalu agresif untuk mencoba mendapatkan hasil yang lebih besar lagi dibandingkan tahun yang sebelumnya,” imbuhnya.

Target penurunan laba tersebut juga diiringi dengan hasil underwriting perseroan yang juga diperkirakan menurun sebesar Rp 67,95 persen atau turun 7,32 persen pada 2023. Meski begitu, tahun ini ditargetkan peningkatan pendapatan premi sebesar 46,44 persen dibandingkan 2022, dengan rincian nilai captive sebesar Rp 519,64 miliar atau naik 98,27 persen dari 2022, nilai non captive Rp 485,71 miliar naik 307,93 persen pada 2022.”Dengan demikian total premi perseoran ditargetkan mencapai Rp 1 triliun,” sebutnya.

Haris mengatakan PertaLife Insurance berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada nasabah dengan menyediakan berbagai kemudahan, baik melalui kantor layanan secara fisik maupun layanan digital. Peluncuran digital marketing tahun sebelumnya mampu mendorong PertaLife Insurance untuk beradaptasi dengan era digital demi kepuasan nasabah.

“Iklim usaha nasional yang dipenuhi dengan berbagai tantangan, tidak menurunkan kinerja kami untuk terus bergerak positif. Parameternya dapat dilihat dari kinerja keuangan PertaLife Insurance yang rata-rata tumbuh di atas industri,” jelasnya. (Almushowir)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore