
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di pembukaan IPOC 2025. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 ke-21 resmi dibuka hari ini Kamis (13/11) di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Acara yang dibuka Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto itu berlangsung hingga Jumat (14/11).
Chairperson of IPOC Mona Surya mengatakan, setiap tahun dirinya melihat setiap pertemuan melalui IPOC dan disambut dengan rasa bangga. Bukan hanya dari penyelenggaraan acara melainkan telah berlangsungnya acara ini selama puluhan tahun.
“Melalui industri sawit ini dan ini kami sangat banggakan, apa yang membuat konferensi ini hidup, tapi satu kebahagiaan saya adalah saat saya berjabat dengan kawan-kawan lama yang terhubung, bertukar energi, dan pembicaraan kita itupun berhubung inti dari jiwa dari IPOC,” kata Mona saat membuka IPOC.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengungkapkan sebuah kehormatan secara pribadi untuk menyambut IPOC ke-21.
IPOC telah berkembang pesat selama lebih dari dua dekade. Baik dari segi status maupun substansi. GAPKI pun sangat bangga dengan evolusinya menjadi forum global terkemuka. "Partisipasi yang meriah setiap tahun dari pejabat pemerintah, pemimpin perusahaan, akademisi, dan pemangku kepentingan internasional merupakan bukti nyata akan peran pentingnya dalam industri ini,” tukas Eddy.
Adapun paparan ini dilanjutkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno yang membahas mengenai Tarif Trump hingga implementasi European Union Deforestation Regulation (EUDR). Diikuti pula oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Abdul Roni Angkat.
Adapun Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membuka langsung secara resmi IPOC 2025. Dia menegaskan sawit menjadi pilar penting di tahun ini. Bahkan CPO telah menjadi kontributor utama pada Januari hingga September. "Ekspor sangat meningkat dari tahun lalu, India-China jadi pembeli terbanyak, Selandia Baru jadi pembeli baru, ini juga memberikan dampak yang signifikan untuk semua holder,” kata Airlangga.
“Indonesia juga membuat kelapa sawit terus meningkat menjadi energi bersih program biodiesel menjadi salah satu yg terbesar di dunia, B40, Indonesia akan menerapkan B50 tahun depan. Kelapa sawit terus meningkatkan perannya pada nasional, produknya untuk terus meningkatkan sawit kita,” tukasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
