Maskapai Pelita Air tengah mengisi bahan bakar aftur yang dipasok PT Pertamina. (Istimewa).
JawaPos.com - Kilang Pertamina Internasional (KPI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang Asian Downstream Summit (ADS) Awards 2025 yang digelar di Sands Expo and Convention Centre, Singapura, KPI berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni Leader of the Year dan Sustainable Technology of the Year.
“Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, mendapatkan penghargaan Leader of the Year. Ini adalah salah satu bentuk pengakuan internasional atas visi dan kepemimpinan beliau,” ujar Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, Minggu (9/11).
Milla membeberkan, dalam kategori tersebut, Taufik berhasil mengungguli tokoh-tokoh energi dari berbagai negara, di antaranya Mayank Vishnoi dari ChemOne Group (Singapura) dan Kapil Sahni dari Nghi Son Refinery and Petrochemicals LLC (Vietnam).
Milla menjelaskan, KPI saat ini menjalankan strategi dual growth atau pertumbuhan ganda, yakni dengan memaksimalkan bisnis eksisting melalui peningkatan kapasitas kilang sekaligus mengembangkan bisnis rendah karbon lewat inovasi produk berbahan baku nabati.
“KPI di bawah kepemimpinan Bapak Taufik Aditiyawarman mencatatkan berbagai pencapaian besar, salah satunya adalah produksi bahan bakar pesawat masa depan PertaminaSAF,” ungkap Milla.
Inovasi itu berawal dari uji coba bioavtur berbasis RBDPKO (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Kernel Oil) di Kilang Hijau Cilacap pada 2020. Kini, pada 2025, KPI kembali mencetak sejarah dengan memproduksi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF) menggunakan bahan baku minyak jelantah 2,5 persen.
“Inisiatif ini bukan hanya sebuah pencapaian teknis, tetapi juga manuver strategis yang memperkuat peran KPI sebagai pemimpin visioner,” tambahnya.
Milla menuturkan, penghargaan Leader of the Year diberikan kepada Taufik karena memenuhi tiga kriteria penting, yaitu inovasi disruptif, kolaboratif, dan berdampak sosial. Taufik dinilai berhasil memimpin proyek strategis, menginspirasi lintas fungsi organisasi, serta meningkatkan persepsi industri energi di mata generasi penerus.
Selain penghargaan individu, KPI juga meraih posisi runner-up untuk kategori Sustainable Technology of the Year. Dalam penghargaan itu, KPI dinilai sebagai perusahaan energi terdepan di kawasan Asia dalam hal inovasi PertaminaSAF. Pencapaian ini menginspirasi industri minyak dan gas untuk menciptakan teknologi berkelanjutan.
Untuk diketahui, PertaminaSAF sendiri merupakan inovasi unggulan KPI yang diproduksi di Kilang Cilacap dengan teknologi co-processing menggunakan Katalis Merah Putih karya anak bangsa. Bahan bakar ini telah memenuhi standar internasional ASTM D1655 dan DefStan 91-091, serta telah digunakan dalam penerbangan komersial perdana Pelita Air rute Jakarta–Denpasar pada 20 Agustus 2025.
“Keberhasilan KPI di ADS 2025 memperkuat posisi Pertamina dan Indonesia sebagai pemain penting di industri hilir energi regional. Dengan mengedepankan inovasi dan keberlanjutan, KPI membuktikan bahwa kilang nasional mampu bersaing secara global,” pungkas Milla.
Sumber foto: Dok. Pertamina

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
