Pesawat Super Air Jet terbang perdana melayani rute Solo-Balikpapan lewat Bandara Adi Soemarmo. (Radar Solo)
JawaPos.com — Setelah sempat vakum, Bandara Dhoho Kediri bersiap kembali berdenyut. Maskapai Super Air Jet dijadwalkan melakukan penerbangan perdana rute Kediri (DHX) – Jakarta (CGK) pada 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
“Maskapai Super Air Jet akan melakukan penerbangan perdana rute (Kediri) DHX - Jakarta (CGK) yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2025,” ujar General Manager Bandar Udara Kediri, Rahmat Yoni Saputra kepada JawaPos.com, Rabu (29/10).
Menurut Rahmat, langkah strategis ini menjadi momentum penting dalam mendukung konektivitas udara nasional, khususnya bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya.
“Dengan dibukanya rute Kediri (DHX) menuju Soekarno-Hatta (CGK), masyarakat kini memiliki opsi transportasi udara yang efisien, terjangkau, dan berkualitas untuk dapat mengakses potensi pariwisata dan bisnis di wilayah Kediri dan sekitarnya,” jelasnya.
Dia membeberkan bahwa Super Air Jet akan melayani penerbangan tiga kali sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Untuk jadwal penerbangan dari Jakarta (CGK) ke Kediri (DHX), pesawat akan berangkat pukul 10.20 WIB dan tiba pukul 11.50 WIB.
Sementara rute sebaliknya DHX - CGK dijadwalkan berangkat pukul 12.30 WIB dan tiba di Jakarta pukul 14.00 WIB. Rahmat menuturkan, rute Kediri–Jakarta merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan dan memfasilitasi kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Kami optimistis rute ini akan mendapat sambutan hangat, terlebih lagi penerbangan perdana ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan sehingga dapat menjadi momen tersendiri bagi Bandar Udara Kediri,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rahmat menegaskan kesiapan dari sisi operasional maupun pelayanan. Sebagai operator, Injourney Airports telah memastikan kesiapan dari sisi operasional dan pelayanan untuk mendukung pelaksanaan penerbangan di Bandar Udara Kediri.
Adapun fasilitas yang disiapkan di Bandara Dhoho meliputi sisi udara untuk pendaratan, lepas landas, manuver, dan parkir pesawat, serta sisi darat berupa terminal penumpang dan kargo. Persiapan juga dilakukan bersama PT Surya Dhoho Investama, Super Air Jet, serta operator ground handling.
“Kolaborasi terus dilakukan dengan stakeholder di Bandar Udara Kediri. Adanya penerbangan ini juga merupakan hasil dari dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten dan Kota Kediri, TNI AU Lanud Iswahyudi, dan seluruh stakeholder terkait lainnya,” pungkas Rahmat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
