
Tangkapan layar detik-detik ketegangan antara penumpang dengan kru Super Air Jet rute Jakarta-Bali. (Istimewa)
JawaPos.com–Kekecewaan mendalam dialami penumpang maskapai Super Air Jet rute Jakarta menuju Denpasar (Bali). Penerbangan yang seharusnya menjadi perjalanan menyenangkan, justru berubah menjadi momen menguras emosi akibat keterlambatan atau delay yang mencapai 7 jam.
Kejadian ini viral setelah pemilik akun TikTok @lauraluzze membagikan momen ketegangan di bandara. Dia mengeluhkan minimnya informasi dan bantuan dari pihak terkait saat situasi mulai memanas.
Dalam unggahan videonya, Laura menggambarkan situasi di lapangan yang sudah tidak kondusif. Ketidakpastian jadwal membuat para penumpang merasa diabaikan.
”Disini PECAH emosi udah 5 jam masih harus nunggu lagi ketidakpastian peswatanya total 7 jam lebih delay. Keamanan bandara hanya cuma bisa melihat ga membantu apa apun. Gatau lagi harus ngomong apa habis energi kami,” kata Laura.
Senada dengan Laura, penumpang lain yang seharusnya berangkat pukul 13.00 WIB pun meradang. Pasalnya, pesawat baru menunjukkan tanda-tanda keberangkatan menjelang pukul 18.00 WIB.
”Ini benar-benar mengganggu!” keluh salah satu penumpang.
Hal yang paling disayangkan para penumpang bukan hanya soal waktu yang terbuang, melainkan nihilnya konfirmasi resmi dari pihak maskapai selama masa tunggu tersebut. Banyak penumpang yang merasa haknya sebagai konsumen tidak terpenuhi.
”Apakah pihak maskapai tidak memikirkan keselamatan dan kenyamanan penumpang?” ujar penumpang tersebut.
Dia menambahkan, tanpa alasan yang jelas, mereka merasa keselamatan tidak dianggap penting. Saking kecewanya, penumpang ini menyatakan enggan menggunakan jasa maskapai yang sama di kemudian hari.
”Dengan pelayanan yang sangat buruk ini, sudah pasti saya tidak akan mau naik Super Air Jet lagi. Bahkan kalau kepepet sekalipun, saya akan cari alternatif lain!” tegas dia.
Klarifikasi Pihak Super Air Jet: Ada Pemeriksaan Teknis
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak maskapai akhirnya memberikan penjelasan resmi. Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.
Menurut Danang, penerbangan IU-742 rute Jakarta-Bali mengalami kendala karena adanya prosedur keselamatan yang tidak bisa ditawar.
”Keterlambatan terjadi karena pesawat yang direncanakan mengoperasikan penerbangan tersebut perlu menjalani pemeriksaan teknis tidak berjadwal. Proses ini merupakan bagian dari prosedur operasional yang wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan,” jelas Danang.
Pihak maskapai mengklaim bahwa pengerjaan teknis tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar sehingga mengganggu rotasi pesawat. Mereka juga menyatakan telah memberikan kompensasi sesuai aturan yang berlaku kepada para penumpang yang terdampak.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
