Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Oktober 2025 | 12.39 WIB

Pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong: Pangkas Waktu Tempuh dan Dorong Ekonomi

Ilustrasi jalan tol. (Tangkapan Layar YouTube KemenPU) - Image

Ilustrasi jalan tol. (Tangkapan Layar YouTube KemenPU)

JawaPos.com–Kabar gembira bagi masyarakat Jabodetabek, khususnya yang kerap beraktivitas antara Bogor dan Tangerang. Tahun ini akan segera dimulai pembangunan Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung. Kehadiran jalan tol itu bisa memangkas waktu tempuh Bogor-Tangerang dari jam menjadi hanya 45 menit. 

Dikutip dari keterangan video yang diunggah di kanal YouTube Kementerian PU, pembangunan jalan tol ini dilakukan seiring dengan potensi mobilitas penduduk yang besar. Terlebih selama ini, koneksi antara wilayah Bogor dan Tangerang masih mengandalkan jalan arteri. 

“Untuk menciptakan integrasi wilayah, meningkatkan aksesibilitas dan produktivitas di kedua daerah satelit tersebut, diperlukan adanya jalan tol yang menghubungkan Bogor dan Serpong,” demikian bunyi informasi dalam video pendek di YouTube Kementerian PU tersebut. 

Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung merupakan bagian dari Rencana Jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road III atau yang biasa disebut JORR III. Panjang jalan tol ini mencapai 32,03 kilometer, melintasi dua wilayah, yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. 

Di Kabupaten Bogor, jalan tol ini akan melewati 14 desa di tiga kecamatan, sementara di Kabupaten Tangerang akan melintasi empat desa di dua kecamatan. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 12,351 triliun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian PUPR dan PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS). 

Tol Bogor–Serpong ini akan dibangun dan dioperasikan PT BSIS, konsorsium antara swasta dan BUMN. Sebagian besar sahamnya dimiliki PT Persada Utama Infra sebesar 52 persen, disusul PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan beberapa entitas lainnya. 

Pembangunan proyek ini akan dibagi menjadi empat seksi, terdiri atas Seksi I Salabenda–Pondok Udik (3,97 km); Seksi II Pondok Udik–Putat Nutug (9,27 km); Seksi III Putat Nutug–Rumpin (8,23 km); dan Seksi IV: Rumpin–Serpong (10,56 km). 

Selain itu, jalan tol ini juga akan dibangun drngan memiliki dua junction dan tiga simpang susun (interchange). Terdiri atas Junction Salabenda yang akan menghubungkan dengan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) dan Jalan Tol Depok–Antasari. 

"Kemudian, Junction Serpong akan terhubung dengan Jalan Tol Serpong–Balaraja. Simpang Susun Pondok Udik menghubungkan Jalan Raya Bogor–Parung Km 45; Simpang Susun Putat Nutug terhubung dengan Jalan Raya H. Usa; dan Simpang Susun Rumpin menghubungkan Jalan Tamansari," bunyi keterangan dalam video tersebut. 

Kementerian PU menargetkan proyek ini selesai sesuai rencana agar dapat segera mendukung konektivitas di kawasan Jabodetabek. Utamanya, memperlancar mobilitas, mengurangi beban jalan arteri, serta menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitar. 

"Kehadiran Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung ini diharapkan menjadi salah satu infrastruktur penting yang memperkuat integrasi kawasan barat dan selatan Jabodetabek, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah penyangga ibu kota," ungkap video tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore