
Ilustrasi jalan tol. (Tangkapan Layar YouTube KemenPU)
JawaPos.com–Kabar gembira bagi masyarakat Jabodetabek, khususnya yang kerap beraktivitas antara Bogor dan Tangerang. Tahun ini akan segera dimulai pembangunan Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung. Kehadiran jalan tol itu bisa memangkas waktu tempuh Bogor-Tangerang dari jam menjadi hanya 45 menit.
Dikutip dari keterangan video yang diunggah di kanal YouTube Kementerian PU, pembangunan jalan tol ini dilakukan seiring dengan potensi mobilitas penduduk yang besar. Terlebih selama ini, koneksi antara wilayah Bogor dan Tangerang masih mengandalkan jalan arteri.
“Untuk menciptakan integrasi wilayah, meningkatkan aksesibilitas dan produktivitas di kedua daerah satelit tersebut, diperlukan adanya jalan tol yang menghubungkan Bogor dan Serpong,” demikian bunyi informasi dalam video pendek di YouTube Kementerian PU tersebut.
Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung merupakan bagian dari Rencana Jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road III atau yang biasa disebut JORR III. Panjang jalan tol ini mencapai 32,03 kilometer, melintasi dua wilayah, yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang.
Di Kabupaten Bogor, jalan tol ini akan melewati 14 desa di tiga kecamatan, sementara di Kabupaten Tangerang akan melintasi empat desa di dua kecamatan. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 12,351 triliun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian PUPR dan PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS).
Tol Bogor–Serpong ini akan dibangun dan dioperasikan PT BSIS, konsorsium antara swasta dan BUMN. Sebagian besar sahamnya dimiliki PT Persada Utama Infra sebesar 52 persen, disusul PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan beberapa entitas lainnya.
Pembangunan proyek ini akan dibagi menjadi empat seksi, terdiri atas Seksi I Salabenda–Pondok Udik (3,97 km); Seksi II Pondok Udik–Putat Nutug (9,27 km); Seksi III Putat Nutug–Rumpin (8,23 km); dan Seksi IV: Rumpin–Serpong (10,56 km).
Selain itu, jalan tol ini juga akan dibangun drngan memiliki dua junction dan tiga simpang susun (interchange). Terdiri atas Junction Salabenda yang akan menghubungkan dengan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) dan Jalan Tol Depok–Antasari.
"Kemudian, Junction Serpong akan terhubung dengan Jalan Tol Serpong–Balaraja. Simpang Susun Pondok Udik menghubungkan Jalan Raya Bogor–Parung Km 45; Simpang Susun Putat Nutug terhubung dengan Jalan Raya H. Usa; dan Simpang Susun Rumpin menghubungkan Jalan Tamansari," bunyi keterangan dalam video tersebut.
Kementerian PU menargetkan proyek ini selesai sesuai rencana agar dapat segera mendukung konektivitas di kawasan Jabodetabek. Utamanya, memperlancar mobilitas, mengurangi beban jalan arteri, serta menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitar.
"Kehadiran Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung ini diharapkan menjadi salah satu infrastruktur penting yang memperkuat integrasi kawasan barat dan selatan Jabodetabek, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah penyangga ibu kota," ungkap video tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
