
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno usai meresmikan akun media sosial Creative by Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (22/2/2023). ANTARA/ (Sinta Ambarwati)
JawaPos.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus memperluas promosi ke Tiongkok yang merupakan kontributor utama pariwisata Indonesia. Kali ini misi tersebut menyasar wilayah Shanghai dan Hangzhou.
Kegiatan itu sengaja dilakukan untuk dapat meningkatkan brand Wonderful Indonesia sehingga tetap menjadi top of mind wisatawan mancanegara. ”Perluasan promosi pariwisata Indonesia terus kami lakukan, mulai familiarization trip, joint promotion, hingga misi penjualan untuk pasar Tiongkok,” ungkap Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno kemarin (18/5).
Sandi –sapaan akrab Sandiaga Salahuddin Uno– menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dilakukan menyusul perubahan target yang cukup signifikan terkait dengan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada awal bulan. Target yang semula 7,4 juta naik menjadi 8,5 juta kunjungan pada 2023. Target kunjungan wisman asal Tiongkok juga mengalami perubahan dari 255.200 menjadi 361.500 wisatawan.
”Dari misi ini, kami menargetkan tidak hanya mampu meningkatkan jumlah wisatawan Tiongkok yang datang, tapi juga kualitas wisatawan melalui peningkatan lama tinggal, mendorong lebih banyak destinasi wisata yang di-explore, serta mendorong lebih banyak belanja,” jelasnya.
Sandi menyatakan, wisman asal Tiongkok menjadi pasar utama pariwisata Indonesia sejak 2017. Sebelum pandemi Covid-19, lebih dari dua juta wisatawan Negeri Panda berkunjung ke Indonesia dalam tiga tahun berturut-turut.
Lama tinggal atau length of stay wisman Tiongkok di Indonesia berkisar 8–11 hari. Rata-rata pengeluaran per kedatangan mencapai USD 1.100–USD 1.386.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini menekankan pentingnya konektivitas untuk mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia dan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan asal Tiongkok. Hingga saat ini, tercatat ada 13 penerbangan langsung dari 10 kota di Tiongkok (Beijing, Xiamen, Guangzhou, Fuzhou, Wuhan, Wenzhou, Shenzhen, Shanghai, Hangzhou, dan Nanjing) ke Jakarta dan Bali.
”Total, ada 45 frekuensi penerbangan yang dioperasikan delapan maskapai penerbangan dari Tiongkok ke Indonesia. Kapasitas kursinya mencapai 9.100 kursi per pekan.” (gih/c14/ttg)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
