
Jajanan SD Telur Gulung. (Jajanan Pergikuliner.com)
JawaPos.com – Siapa yang tidak punya kenangan dengan jajanan SD? Dari telur gulung, es cekek, cilok isi kornet, sampai keripik pedas, semua punya daya tarik tersendiri. Bagi anak-anak, jajanan sekolah bukan sekadar pengganjal perut di jam istirahat, tapi juga pengalaman pertama mengelola uang saku. Dari sinilah, pelajaran ekonomi kecil-kecilan sebenarnya dimulai.
Penelitian Snacks, Nudges, and Asymmetric Peer Influence yang dipublikasikan dalam scholar.ui.ac.id menemukan bahwa pilihan anak untuk jajan sering dipengaruhi oleh teman sebaya. Misalnya, ketika satu anak membeli jajanan tertentu, ada kemungkinan besar temannya ikut membeli produk serupa. Fenomena ini menunjukkan adanya pengaruh sosial dalam pengambilan keputusan ekonomi, bahkan sejak usia dini. Artinya, perilaku jajan di sekolah bisa menjadi cerminan bagaimana masyarakat secara umum mengikuti tren konsumsi.
Di sisi lain, kita juga tidak boleh melupakan peran pedagang jajanan sekolah. Laporan Informal Economy Monitoring Study dari WIEGO menyoroti bagaimana pedagang kaki lima, termasuk penjual makanan di sekolah, memiliki peran vital dalam menyediakan lapangan kerja sekaligus akses pangan murah bagi masyarakat. Meski sering dianggap sektor informal, usaha mereka adalah roda ekonomi yang nyata, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.
Bayangkan, dengan modal terbatas, penjual cilok atau telur bisa mengatur strategi agar tetap untung. Mereka harus pandai membaca permintaan anak-anak, menentukan harga yang pas, hingga mengelola bahan baku agar tidak rugi. Di sinilah pelajaran ekonomi nyata terlihat, yakni konsep supply-demand, efisiensi, dan adaptasi pasar hadir dalam bentuk paling sederhana.
Tak hanya berpengaruh bagi orang dewasa, menariknya, anak-anak sebagai konsumen kecil juga belajar mengambil keputusan finansial. Apakah uang jajannya akan dihabiskan untuk sekali jajan, atau diatur agar cukup sampai pulang sekolah? Di sinilah peran orang tua penting untuk mengenalkan konsep menabung dan mengatur uang sejak dini, karena jika tidak, anak cenderung terbawa arus teman atau tergoda jajanan yang sedang tren.
Lebih jauh lagi, interaksi antara pedagang dan anak-anak di kantin atau depan sekolah adalah simulasi pasar mini. Anak belajar bahwa uang punya nilai tukar, bahwa harga bisa berbeda-beda tergantung jenis produk, bahkan bahwa ada tawar-menawar meski dalam bentuk sederhana. Hal-hal ini, meski tampak sepele, sebenarnya membentuk pemahaman ekonomi dasar yang akan terbawa hingga dewasa.
Penelitian WIEGO juga menekankan bahwa keberadaan pedagang kecil ini sering kali terpinggirkan dalam kebijakan formal, padahal mereka justru membantu ekonomi keluarga dan masyarakat. Jika dihubungkan dengan jajanan SD, jelas terlihat bahwa transaksi sederhana ini punya efek domino, yakni anak belajar mengatur uang, pedagang memperoleh penghasilan, dan komunitas sekolah tetap hidup dengan interaksi sosial yang hangat.
Pada akhirnya, jajanan SD bukan hanya urusan nostalgia atau camilan murah meriah. Lebih dari itu, ada ilmu ekonomi yang bisa dipetik dari aktivitas sederhana ini tentang bagaimana manusia membuat keputusan finansial, bagaimana pasar bekerja, dan bagaimana sektor informal menopang kehidupan sehari-hari.
Pedagang kecil berjuang dengan modal terbatas, anak-anak belajar arti nilai uang, dan komunitas sekolah tercipta dari interaksi sederhana di depan gerobak. Semua itu menunjukkan bahwa dari tempat paling sederhana, pelajaran besar tentang ekonomi dan kebersamaan bisa tumbuh secara menyenangkan dan penuh makna. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
