Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 01.20 WIB

6 Bank ini Bakal Terima Penempatan Rp 200 Triliun Dana Pemerintah, Menkeu Purbaya Ambil dari BI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan mulai mengucurkan dana simpanan pemerintah di Bank Indonesia (BI) senilai Rp 200 triliun pada Jumat (12/9) besok. Nantinya, akan ada 6 Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Namun begitu, Purbaya tidak membeberkan secara detail enam himbara mana saja yang akan menerima anggaran jumbo pemerintah itu.

"Besok (dana Rp 200 triliun) sudah masuk ke enam bank. Himbara semua," kata Purbaya kepada wartawan usai mengisi acara di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (11/9).

Saat ditanya apakah perlu dan sudah ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan diterbitkan untuk kebijakan tersebut. Ia menyebut, tidak perlu menunggu PMK-nya terbit.

Apalagi, kata dia, PMK-nya pun tetap dirinya yang akan menandatangani. "Bisa (langsung dilakukan tanpa PMK). Kalau PMK kan saya tinggal tanda tangan kan," ujarnya.

Untuk diketahui, ada lima bank Himbara yang sudah lama eksis. Terdiri dari, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk; PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk; PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Tbk; dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) (Persero) Tbk. Terbaru, PT Bank Victoria Syariah (BVIS), dimana BTN menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP), telah resmi berubah nama menjadi Bank Syariah Nasional (BSN).

Sebelumnya, pemerintah akan mengucurkan dana dari Bank Indonesia (BI) senilai Rp 200 triliun ke perbankan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari gebrakan Menkeu Purbaya di awal pemerintahannya.

Langkah ini dinilai tepat untuk dilakukan oleh Kemenkeu di tengah ekonomi yang melambat dan sistem finansial RI yang kering. Dana segar Rp 200 triliun itu akan diambil dari Rp 425 triliun uang pemerintah yang selama ini berada di Bank Indonesia.

Adapun tujuannya, Rp 200 triliun akan dikucurkan demi menggenjot pertumbuhan di sektor ekonomi dan keuangan RI. Pasalnya, uang tersebut bisa dipakai sebagai likuiditas di perbankan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore