Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 02.25 WIB

Antisipasi Dampak Demo, Grab Indonesia Berlakukan WFH untuk Seluruh Karyawan

Ilustrasi: Ojol saat ini mulai banyak menggunakan kendaraan listrik. (Dok. Grab).

JawaPos.com - Grab Indonesia menyampaikan telah menerapkan Work From Home (WFH) bagi seluruh karyawannya sejak Jumat (29/8). Hal ini dilakukan guna mengantisipasi dampak demonstrasi yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta. 

Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi memastikan pihaknya akan terus menerapkan kebijakan WFH hingga situasi dan kondisi di Jakarta sudah lebih baik. 

"Kami sudah menerapkan WFH dari hari Jumat kemarin. Dan kami akan terus WFH sampai situasi dan kondisi lebih baik, sesuai dengan apa yang diimbaukan oleh pemerintah," kata Neneng dalam konferensi pers secara daring, Minggu (31/8). 

Dia pun memastikan, kebijakan WFH ini sengaja diberlakukan sebagai bentuk kebijakan atas keselamatan. Salah satunya untuk karyawan Grab Indonesia sendiri. 

"Karena buat kami, safety buat semua stakeholder kami sangat penting, baik driver, customer, maupun karyawan kami," sambungnya. 

Sebelumnya, usai aksi demonstrasi berturut-turut di Jakarta, beberapa hari belakangan justru diwarnai oleh aksi vandalisme terhadap fasilitas umum. Dari aksi yang dilakukan mereka turut membakar sebanyak 7 halte Transjakarta. 

Dua halte terbaru yang menjadi sasaran pembakaran adalah Halte Bundaran Senayan dan Halte Pemuda Pramuka. Sebelumnya, lima halte lain juga sudah rusak akibat aksi serupa, yakni Halte Polda Metro Jaya, Senen Toyota Rangga, Sentral Senen, Senayan BDKI, dan Gerbang Pemuda. 

Imbas kejadian itu, pada Sabtu (30/8) manajemen TransJakarta bahkan menyetop seluruh layanan bagi masyarakat. Tak hanya Halte Transjakarta, massa tak dikenal yang melakukan pembakaran juga tampak melakukan vandalisme di Stasiun MRT.

Selain aksi vandalisme, Jakarta pada Sabtu (30/8) juga diwarnai oleh massa yang tak dikenal melakukan penjarahan di rumah beberapa anggota DPR RI. Mulai dari Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio dan Nafa Urbach. 

Tak hanya para wakil rakyat, bahkan massa yang tak dikenal pun turut merangsek masuk melakukan penjarahan ke kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Minggu (31/8) dini hari tadi. Jakarta yang sedang memanas bahkan membuat sejumlah toko-toko di Jakarta turut menutup operasionalnya lebih awal dari biasanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore