
Ilustrasi AI atau kecerdasan buatan. (Pixabay/Brian Penny)
JawaPos.com - Indonesia mulai menujukan pertumbuhan peta pertumbuhan digital kawasan. Baru-baru ini, Indosat Ooredoo Hutchison menggandeng NVIDIA untuk membangun pusat AI nasional. Selain itu, Oracle memutuskan mendirikan pusat cloud services di Indonesia sebagai bagian dari ekspansi Asia Pasifik.
Direktur Eksekutif Kadin Indonesia Institute, Mulya Amri mengatakan, langkah ini membuktikan Indonesia tak lagi sekadar menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara. Kini pasar Indonesia mulai diakui sebagai arsitek ekosistem digital regional.
“Infrastruktur AI bukan sekadar teknologi. Ini adalah otaknya ekonomi Indonesia ke depan, yang mana akan menyentuh industri, pendidikan, kesehatan, bahkan pertahanan,” kata Mulya, Senin (14/7).
Sejak awal 2025, pemerintah aktif memperkuat diplomasi teknologi melalui berbagai forum internasional. Salah satu tonggaknya adalah di ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona.
Delegasi Indonesia saat itu Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo membuka ruang dialog intensif dengan para pemimpin perusahaan teknologi global dan menjadi pintu masuk bagi konsolidasi kepercayaan industri terhadap Indonesia.
Salah satu hasilnya adalah komitmen investasi Cisco dalam ekosistem AI nasional, yang kini bergabung dalam kolaborasi strategis bersama Indosat dan NVIDIA.
Untuk itu, perlu pengarahan secara progresif terkait dengan regulasi digital. Perlu ada penyesuaian kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar tidak kaku seperti pada sektor manufaktur. Fokus perlu diarahkan pada pengembangan talenta, kecerdasan lokal, dan kolaborasi teknologi, bukan semata aspek material.
Kadin Indonesia Institute merekomendasikan tiga langkah konkret. Pertama, menyusun Strategi AI Nasional yang Terbuka dan Etis, meliputi tata kelola data, keterbukaan model, dan roadmap integrasi AI di sektor industri dan layanan publik.
Kedua, mempercepat penguatan talenta digital lokal, melalui kemitraan kampus–industri, program reverse diaspora, dan insentif pengembangan kompetensi AI dalam negeri. Dan ketiga membuka tuang eksperimen dan inovasi teknologi, melalui sandbox regulasi, dukungan pembiayaan startup AI, serta pembentukan dana riset nasional.
“Dunia sedang berebut tidak hanya basis pusat data dan pusat pikir. Indonesia mulai masuk radar utama. Tapi kita harus berani mendesain, bukan hanya menerima. Karena ini bukan sekadar infrastruktur ini fondasi masa depan ekonomi bangsa,” ujar Mulya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022