
Suasana pelayanan di Kantor Cabang BSI Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan layanan perbankan BSI sudah pulih secara bertahap dan nasabah dapat bertransaksi kembali di kantor cabang dan ATM, diketahui L
JawaPos.com – Serangan siber diindikasikan menjadi penyebab terganggunya layanan perbankan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tiga hari terakhir. Namun, proses normalisasi layanan BSI telah rampung. Nasabah bisa kembali bertransaksi melalui kantor cabang, mesin anjungan tunai mandiri (ATM), maupun mobile banking. Termasuk untuk pelunasan biaya haji.
”Proses normalisasi BSI berlangsung baik. Prioritas utama untuk meyakinkan dana dan data nasabah aman,” kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi di kantornya kemarin (11/5).
Saat ini BSI melakukan peningkatan kapasitas. Tujuannya, core banking dan critical channel bisa kembali dipulihkan dengan cepat dan stabil. Dengan begitu, layanan kepada nasabah dapat sepenuhnya normal.
Hery mengatakan, pihaknya menemukan indikasi adanya serangan siber. Karena itu, perlu dilakukan temporary switch off beberapa channel untuk memastikan keamanan sistem.
BSI akan menelusuri dan membuktikan lebih lanjut melalui audit dan digital forensic. Koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak. Baik regulator maupun pemerintah.
Hery menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami nasabah dalam mengakses layanan BSI.
Terkait pelunasan biaya haji, Corporate Secretary BSI Gunawan Arief Hartoyo menyampaikan, kuota calon jemaah haji BSI yang berhak melunasi sebanyak 161.544 orang. Yang sudah melunasi 153.472 orang. Dengan perincian, 142.625 jemaah reguler dan 10.847 jemaah cadangan.
”Cadangan adalah jemaah yang masuk dalam kuota pelunasan, tapi akan berangkat jika secara total ada jemaah haji reguler atau non cadangan yang tidak berangkat,” jelasnya. ”Cadangan sudah memiliki bukti pelunasan haji. Ini pelunasan sudah 95 persen,” imbuh Gunawan.
Dia optimistis pelunasan bisa selesai tepat waktu. Mengingat, BSI memiliki kantor cabang lebih dari 1.000 unit. ”Untuk haji kita nggak main-main. Mereka tamu Allah,” tegas Gunawan. Sebagaimana diketahui, masa perpanjangan pelunasan biaya haji berakhir hari ini (12/5).
Serangan Ransomware
Sejak awal terjadi gangguan pada sistem BSI, sejumlah pihak menduga pemicunya adalah serangan siber. Di antaranya, serangan ransomware. Pada 2017 serangan ransomware membuat lumpuh RS Dharmais dan RS Harapan Kita di Jakarta. ”Sampai akhirnya (serangan siber BSI) diakui sendiri oleh menteri BUMN,” kata pengamat kebijakan publik dari UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat.
Dia menuturkan, tumbangnya sistem BSI itu memunculkan kekhawatiran sistem keamanan perbankan milik negara. ”Serangan siber ke instansi pemerintah, termasuk perbankan BUMN ini, bukan kali pertama,” jelasnya.
Dia mencontohkan, beberapa waktu lalu website Kementerian Hukum dan HAM sempat dijebol sehingga menjadi website judi online. Website pemda dan sejumlah kampus negeri juga sempat jadi korban peretasan. Namun, dampaknya tidak sampai seperti yang terjadi pada BSI kali ini.
Menurut dia, tumbangnya layanan BSI selama tiga hari lebih itu merupakan yang terparah dalam sistem perbankan tanah air. (han/wan/gih/c7/fal)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
