
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com).
JawaPos.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membeberkan bahwa proses pembentukan Lembaga Penjamin Polis (LPP) hampir final untuk segera melahirkan Peraturan Pemerintah (PP).
Adapun kini, kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, masih ada beberapa poin dalam PP tersebut yang harus disusun bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Update penjaminan polis dan terakhir disusun PP-nya. PP ada beberapa poin yang masih disusunkan dengan OJK dan Kemenkeu, tapi tinggal sedikit, tinggal dua kalau nggak salah," kata Purbaya saat ditemui di JS Luwansa Hotel usai menghadiri acara Simposium Nasional Sumitronomics, pada Selasa (3/6).
Salah satu yang menjadi pembahasan adalah soal nilai polis yang bisa dijamin. Dia menyebut, sejumlah pihak ada yang mengusulkan Rp 500 juta hingga Rp 700 juta.
Kendati begitu, ia menilai bahwa usulan itu tidak terlalu sulit untuk diputuskan. Itu sebabnya, Purbaya meminta kepada Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk mempercepat pengajuan PP ke Sekretariat Negara (Setneg).
"Saya minta ke KSSK supaya cepat diajukan ke Setneg. Tapi sebetulnya masih ada hambatan urutannya lah masih antrian. Nanti kalau KSSK ke Setneg, saya akan ikut menemani supaya lebih cepat," jelasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan catatan JawaPos.com, rencana pembentukan Lembaga Penjamin Polis sudah digadang-gadang sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Pada tahun 2020, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut pembentukan LPP ini dilakukan untuk menghindari kasus gagal bayar polis seperti yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hingga AJB Bumiputera.
Kendati demikian, hingga saat ini Lembaga Penjamin Polis masih belum dibentuk. Namun hal itu masih terus berproses dan diharapkan dapat segera selesai.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
