Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 03.06 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Capai 5 Persen Ungguli Nasional, Terdongkrak Demand Listrik dan Gas

Gubernur Khofifah saat memimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (2/5). (Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Khofifah saat memimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (2/5). (Pemprov Jatim)

JawaPos.com – Jawa Timur mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan pada triwulan pertama 2025. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Mei 2025, ekonomi Jatim tumbuh sebesar 5 persen secara year-on-year (yoy), melampaui angka pertumbuhan nasional yang berada di level 4,87 persen.

Pertumbuhan ini juga mengungguli beberapa provinsi besar lainnya, seperti Jawa Barat (4,98 persen), Jawa Tengah (4,96 persen), dan DKI Jakarta (4,95 persen). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

"Alhamdulillah di triwulan pertama tahun ini ekonomi Jatim tumbuh 5 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan pertama tahun lalu yang hanya 4,81 persen," kata Khofifah di sela kunjungan misi dagang di Balikpapan, Kamis (8/5).

Data BPS menunjukkan, sektor pengadaan listrik dan gas menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan mencapai 10,40 persen. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga menunjukkan performa gemilang dengan pertumbuhan sebesar 14,17 persen.

Pertumbuhan ini mengerek Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim pada triwulan I 2025 menjadi Rp 819,30 triliun, naik Rp 16,85 triliun dibandingkan triwulan sebelumnya. Kontribusi terbesar datang dari industri pengolahan (31,42 persen), disusul perdagangan (18,70 persen), pertanian (10,22 persen), konstruksi (8,49 persen), serta akomodasi dan makanan minuman (6,24 persen).

"Kita patut bersyukur ekonomi Jawa Timur bisa melampaui rata-rata nasional. Ini bukti bahwa pondasi ekonomi kita semakin kokoh, terutama di sektor industri, perdagangan, dan pertanian," ujar Khofifah.

Tak hanya mencatatkan pertumbuhan, ekonomi yang stabil tersebut juga berdampak pada penurunan angka pengangguran. BPS melaporkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jatim turun menjadi 3,61 persen pada Februari 2025, dibandingkan 3,74 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim akan terus mendorong pembangunan infrastruktur, memperkuat aksesibilitas antarwilayah, dan memperluas pasar UMKM. "Misi dagang akan terus kita galakkan untuk membuka pasar baru bagi UMKM, dan pembangunan infrastruktur akan kita percepat agar distribusi ekonomi semakin merata," tuturnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore