
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerima kunjungan Delegasi ZEEA Zanzibar dalam kegiatan benchmarking pemberdayaan ekonomi berbasis pembiayaan dan pendampingan, Rabu (23/4). (Istimewa)
JawaPos.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerima kunjungan Delegasi ZEEA Zanzibar dalam rangka kegiatan benchmarking pemberdayaan ekonomi berbasis pembiayaan dan pendampingan, Rabu (23/4).
Kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Zanzibar Economic Empowerment Agency (ZEEA), Direktorat Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat PNM Jakarta, Delegasi ZEEA Zanzibar berdiskusi langsung dengan manajemen PNM mengenai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui model pembiayaan ultra mikro dan pendampingan intensif, seperti yang telah diterapkan melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Executive Director of ZEEA, Juma Burhan Mohamed, menyampaikan apresiasi terhadap model pemberdayaan yang diterapkan PNM. “Saya pikir kita (ZEEA) perlu meniru apa yang telah dilakukan PNM. Ini sangat bagus, model yang memberdayakan, tidak hanya memberi mereka modal uang, tetapi juga menyediakan program Peningkatan Kapasitas Usaha (PKU),” ujar Juma dalam keterangannya, dikutip Jumat (2/5).
Kegiatan benchmarking ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Zanzibar dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama dalam menjawab tantangan pengentasan kemiskinan dan peningkatan inklusi keuangan.
Sementara itu, Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan bahwa PNM terus mengedepankan nilai keberlanjutan dalam setiap aktivitas bisnisnya.
“Kami percaya bahwa pemberdayaan yang efektif tidak cukup hanya dengan memberikan modal usaha, tapi juga perlu disertai pendampingan yang konsisten agar nasabah memiliki kapasitas usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan. Inilah yang menjadi pembeda sekaligus kekuatan model kami,” ujar Arief.
Arief juga menambahkan bahwa hingga Maret 2025, PNM telah melayani lebih dari 21.9 juta nasabah di seluruh Indonesia. “Dampaknya tidak hanya pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mendorong kemandirian perempuan dalam menopang perekonomian rumah tangga," pungkasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
