Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 19.07 WIB

Harga Selangit, Permintaan Emas Fisik di Indonesia Meningkat

Ilustrasi perdagangan emas. (Istimewa) - Image

Ilustrasi perdagangan emas. (Istimewa)

JawaPos.com–Harga emas global kembali mencatat rekor tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Berdasar data perdagangan terbaru, logam mulia tersebut diperdagangkan berkisar USD 2.350 per troy ounce, mencerminkan tren bullish yang dipicu sejumlah faktor ekonomi dan geopolitik.

Lonjakan harga ini tidak terlepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kekhawatiran akan perlambatan ekonomi di Amerika Serikat dan Tiongkok, serta inflasi global belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Sejumlah investor global pun mulai mengalihkan portofolio mereka dari aset berisiko ke instrumen lindung nilai seperti emas. Kondisi tersebut turut berdampak pada pasar domestik.

Di Indonesia, permintaan terhadap emas fisik mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Investor semakin sadar akan pentingnya diversifikasi aset, terutama dalam bentuk investasi yang aman, stabil, dan tahan terhadap inflasi.

Salah satu penyedia emas fisik yang mengalami lonjakan penjualan adalah Galeri 24, anak usaha dari PT Pegadaian (Persero). Galeri 24 menawarkan produk emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99 persen yang telah tersertifikasi dan diakui secara resmi.

”Kami mencatat lonjakan permintaan lebih dari 30 persen dalam tiga bulan terakhir. Peningkatan terbesar berasal dari konsumen milenial, keluarga muda, dan pekerja kantoran yang mulai serius menyusun perencanaan keuangan jangka panjang,” ujar Jr Profesional Pemasaran Galeri 24 Gantara Edza.

Produk Galeri 24 dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Konsumen juga dapat membeli emas dalam berbagai pecahan, dari 0,5 gram hingga 100 gram, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka.

Analis komoditas memperkirakan harga emas masih akan mengalami kenaikan dalam beberapa bulan ke depan. Selain faktor geopolitik dan inflasi, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadikan emas sebagai aset pelindung daya beli yang sangat efektif.

”Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu, emas adalah bentuk proteksi finansial paling sederhana dan terbukti kuat sepanjang sejarah,” jelas analis dari Lembaga Riset Komoditas Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore