
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengoreksi batas trading halt dari 5% hingga 8%. Aturan ini mulai diberlakukan pada Selasa (8/4) hari ini.
Direktur Utama PT BEI, Imam Rachman, mengatakan, penyesuaian trading halt ini bertujuan untuk mengantisipasi pasar modal terhadap tarif impor atau resiprokal sebesar 32% yang dikenakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Indonesia.
“Jadi, ini adalah beberapa strategi yang dilakukan oleh BEI untuk mengantisipasi apa yang terjadi dengan menutup penerapan tarif (Trump) di global,” kata Imam dalam konferensi pers di Kantor BEI, Jakarta, Selasa (8/4).
Dia menjelaskan, penyesuaian trading halt didasari oleh transaksi efek di bursa regional dan global yang cukup fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.
“Penyesuaian ARB (auto rejection bawah) adalah yang pertama tentu saja karena adanya penyesuaian terhadap dinamika pasar yang volatile, yakni dari 27 Maret sampai 7 April 2025 di global itu cukup signifikan,” ungkap dia.
Selain itu, trading halt juga bertujuan untuk menghentikan kepanikan dan memberikan waktu kepada investor untuk merespons informasi yang ada.
“Jadi, ada waktu oleh seperti itu. Kami merasa bahwa 30 menit itu cukup bagi investor untuk mencerna informasi yang terjadi di pasar. Yang biasanya terjadi secara tiba-tiba,” tukas dia.
Menurut dia, penyesuaian trading halt ini juga diharap dapat mengurangi false trigger yang bisa memberikan ruang yang lebih luas untuk menyesuaikan diri dan tanpa mengorbankan berbagai proteksi terhadap kualitas pasar.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
