Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Maret 2025 | 05.08 WIB

Pemerintah Berharap Pesta Diskon Berkontribusi Dorong Konsumsi Masyarakat Selama Ramadhan dan Lebaran

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (28/2). - Image

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (28/2).

JawaPos.com - Menyambut masuknya bulan Ramadhan 2025, Pemerintah bersama pelaku usaha menggelar program belanja nasional yang bertujuan untuk mendorong konsumsi masyarakat melalui belanja di dalam negeri, seperti yang diluncurkan pada hari ini, berupa program Friday Mubarak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Program Friday Mubarak merupakan sebuah inisiatif yang dirancang Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) untuk mendorong konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan tahun ini.

“Friday Mubarak yang diselenggarakan APRINDO kali ini akan berlangsung sampai 30 Maret 2025 dengan target penjualan Rp75 triliun. Di mana, setiap hari Jumat akan lebih banyak promosi dan diskonnya,” kata Airlangga di Jakarta, Jumat (28/2).

Sepanjang 2024, lanjut Airlangga, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,03 persen. Menurutnya, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi 54,04 persen dari pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2024.

"Hal ini menunjukkan konsumsi rumah tangga menjadi motor penggerak utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ucap Airlangga.

Sementara, berdasarkan survei Konsumen Bank Indonesia pada Januari 2025, mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2025 yang berada pada level optimis sebesar 127,2.

Karena itu, pemerintah mendorong konsumsi masyarakat selama libur Ramadhan dan Lebaran hingga perayaan Nyepi dengan memberikan berbagai kemudahan.

Hal itu seperti stmulus yang diberikan antara lain berupa diskon harga tiket pesawat lebih dari 10 persen, selama dua minggu untuk penerbangan domestik, diskon tarif tol sebesar 20 persen, program pariwisata mudik Lebaran, program mudik gratis bersama 74 BUMN kolaborator, tiket gratis angkutan laut Lebaran 2025, dan Operasi Pasar (OP) untuk menjaga stabilitas bahan pokok.

Lebih lanjut, Airlangga menyatakan bahwa jarak waktu antara Nataru dan Lebaran lebih dekat, maka pemerintah mengarahkan agar ada tambahan satu season lagi untuk penyelenggaraan program belanja nasional, misalnya pada masa back to school nanti.

“Saya titip di antaranya nanti setelah bulan April sampai Desember harus ada satu season lagi agar bisa mendongkrak," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore