
Pegadaian mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya nomor 8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui program inovatif Pande Emas/(Foto: Dok. Pegadaian).
JawaPos.com – Pegadaian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya nomor 8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Melalui program inovatif Pande Emas, Pegadaian hadir di Mataram dengan membawa misi besar: mengangkat peran pengrajin emas lokal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat untuk maju bersama.
Program Pande Emas Pegadaian lahir dari keinginan untuk memberdayakan pengrajin emas lokal, yang selama ini menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif di Indonesia.
Kepala Divisi ESG PT Pegadaian, Rully Yusuf mengungkapkan bahwa melalui program ini, Pegadaian memberikan ruang bagi pengrajin untuk mengembangkan keterampilan mereka, sekaligus menjembatani mereka dengan pasar yang lebih luas melalui layanan yang berkualitas.
“Program ini bukan hanya tentang emas, tetapi tentang manusia di baliknya. Pengrajin adalah jantung dari inisiatif ini. Kami percaya bahwa dengan memberikan kesempatan, pelatihan, dan dukungan, mereka tidak hanya akan menghasilkan karya yang luar biasa, tetapi juga membawa perubahan positif bagi keluarga dan komunitas mereka,” ungkap Rully (4/12).
Dengan slogan "Ahli dalam Emas, Terbaik dalam Pelayanan," Pande Emas Pegadaian menghadirkan dua layanan utama yang mengedepankan keahlian para pengrajin lokal.
Pertama, layanan kustomisasi perhiasan emas memungkinkan pelanggan menciptakan perhiasan impian, dikerjakan dengan teliti oleh pengrajin berpengalaman yang memahami setiap detail keindahan emas. Kedua, layanan restorasi perhiasan emas membantu mengembalikan kilau dan keindahan asli perhiasan yang mungkin sudah lama kehilangan pesonanya.
Melalui program ini, Pegadaian juga membantu membuka peluang kerja baru bagi pengrajin dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mereka. Kolaborasi antara Pegadaian dan pengrajin lokal diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas, menciptakan karya yang lebih berkualitas, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Mataram.
“Layanan ini dirancang untuk semua kalangan, dari masyarakat yang ingin memperbarui perhiasan lama hingga mereka yang ingin memiliki perhiasan unik hasil karya anak bangsa. Semua dikerjakan dengan penuh dedikasi oleh para pengrajin yang kami bina bersama,” tambah Rully.
Hadirnya Pande Emas Pegadaian di Mataram bukan hanya tentang menyediakan layanan, tetapi juga menciptakan cerita baru tentang bagaimana sebuah program dapat memperkuat komunitas dan memberdayakan talenta lokal.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Pande Emas Pegadaian, masyarakat dapat mengunjungi Pande Emas Pegadaian Mataram atau menghubungi 0851-3781-2061.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
