Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Agustus 2024 | 14.46 WIB

IHSG Ditutup All Time High

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Miftahul Hayat/Jawa Pos) - Image

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

JawaPos.com–Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus all time high pada penutupan perdagangan, Rabu (14/8). Menguat 79,40 poin atau 1,08 persen ke level 7.436. Adapun, rekor tertinggi indeks komposit bursa Tanah Air sebelumnya berada di level 7.435 pada penutupan perdagangan 13 Maret 2024.

Mengutip data RTI, sebanyak 333 saham menguat, 241 saham melemah dan 220 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 10,6 triliun dari 17,4 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 naik 1,11 persen ke 922,637. Kemudian, indeks JII juga meningkat 1,42 persen ke 505,332. Lalu indeks IDX30 tumbuh 1,07 persen ke 466,867 dan indeks MNC36 menguat 0,97 persen ke 352,144.

Associate Director Of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyatakan, sektor consumer cyclicals paling kuat naiknya sebesar 3,42 persen. Sementara itu, di posisi terlemah terdapat sektor properti dan real estate yang terkoreksi 0,25 persen. Bursa Asia kompak menguat di tengah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih berada di jalur yang tepat.

Inflasi AS secara tahunan diprediksi menurun dari sebelumnya 3 persen menjadi 2,9 persen. Sedangkan secara bulanan, meningkat dari -0,1 persen menjadi 0,2 persen. Hal ini menunjukkan perekonomian AS yang tidak terkontraksi berlebih dan juga menuju target inflasi The Fed yang sebesar 2 persen. Sehingga kemungkinan pemangkasan suku bunga semakin di depan mata.

”Kami memproyeksikan, pada pertemuan September nanti, The Fed akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps),” jelas Nico Demus.

Di Jepang, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida akan mengundurkan diri sebagai pemimpin partai per September. Sekaligus mengakhiri jabatannya sebagai pemimpin partai selama tiga tahun. Pengunduran diri ini dilakukan akibat skandal politik yang membuat Nikkei dan Yen Jepang (JPY) cukup terombang-ambing belakangan ini.

Investment Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat, sepanjang perdagangan bursa, indeks LQ45 bergerak menguat. Saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya BRPT, ISAT, AKRA, EXCL, SIDO. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar di antaranya ITMG, MBMA, BUKA, INCO, GGRM.

”Sepanjang perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya VINS, TELE, MSIN, CNKO, WIKA. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar di antaranya BEBS, OLIV, INTA, PIPA, ZATA,” tandas Nico.

Sementara itu, Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Laksono Widodo memperkirakan, IHSG bisa menembus level 8.000. Dengan catatan, Fed funds rate turun dan nilai tukar rupiah di bawah Rp 16 ribu per USD.

”Prediksi akhir tahun di kepala 8 ya. Kalau memang semuanya yang seperti di skenario,” ungkap Laksono Widodo saat ditemui di BRILian Center.

Untuk semester II 2024, lanjut dia, sektor-sektor perbankan dan properti sangat terikat dengan isu suku bunga global. Artinya, jika pemangkasan FFR benar terjadi, maka saham dua sektor tersebut akan menguat.

”Kalau memang nanti turun ya dua sektor itu yang bisa terkerek,” terang Laksono.

Dia juga mengakui melihat pengaruh transisi pemerintahan lama ke pemerintahan baru. Para pelaku pasar modal tentu memilih wait and see. Bahkan sejumlah perusahaan masih menahan untuk initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai pemerintahan baru terbentuk.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore