Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Agustus 2024 | 23.29 WIB

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi dari Tiongkok dan Singapura

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai ekonomi Indonesia masih baik di tengah ketidakpastian global. Ia mengklaim angka pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan Tiongkok hingga Singapura.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II, ujar Airlangga, masih tumbuh di angka 5,05 persen.

"Ini dibandingkan dengan China (Tiongkok), kita masih lebih tinggi. China 4,7 persen, sedangkan Singapura sendiri 2,9 persen, Korea Selatan 2,3 persen, dan juga Meksiko kira-kira 2,24 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perekonomian di Jakarta, Senin (5/8).

Airlangga membeberkan, pertumbuhan ekonomi yang baik itu didukung oleh inflasi yang tetap terkendali di angka 2,13 persen. Hal ini terlihat dari sejumlah komponen pengeluaran yang positif.

"Baik itu dari segi konsumsi rumah tangga kita 4,93 persen (yoy) dengan share 54,53 persen. Pengeluaran daripada LNPRT sebesar 9,98 persen. Kemudian juga konsumsi pemerintah positif 1,42 persen, PMTB, ekspor barang dan jasa, serta impor barang dan jasa," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2024 tercatat sebesar 5,05 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan kuartal II-2023 sebesar 5,17 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik Moh. Edy Mahmud mengatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) Indonesia hingga Kuartal II 2024 mencapai Rp 5.536,5 triliun. Serta atas dasar harga konstan (ADHK) Rp 3.231 triliun.

Sementara itu, secara kuartal ke kuartal (qtq), nilai PDB atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp 5.288,5 triliun dan ADHK Rp 3.113 triliun.

Sehingga pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,05 persen (yoy) bila dibandingkan dengan Kuartal II-2023. Bila dibandingkan dengan Kuartal I-2024 atau qtq, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 3,79 persen.

"Ekonomi Indonesia tumbuh positif sebesar 5,05 persen pada Kuartal II-2024, lebih rendah dibanding periode yang sama tahun 2023 yang mencapai 5,17 persen," jelas Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/8).

Lebih lanjut, Edy menjelaskan pertumbuhan ekonomi RI pada Kuartal II-2024 ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik yang tetap kuat. Bahkan, nilainya mencapai 5,08 persen pada Semester I-2024.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore