Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juli 2024 | 19.53 WIB

Menko Perekonomian Klaim Jakarta, Kaltara hingga Morowali Berhasil Lolos Middle Income Trap

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim sejumlah daerah sudah berada di atas middle income trap. Di antaranya, Jakarta, Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara), hingga Morowali di Sulawesi Utara.

Middle income trap merupakan keadaan satu wilayah berhasil bertransisi dari status berpenghasilan rendah ke menengah. Di antaranya, pendapatan per kapita di Jakarta yang telah mencapai USD 21 ribu, Kaltara tembus USD 17 ribu.

“Jadi beberapa daerah ini sudah di atas middle income trap. Dan kalau dilihat dari jumlah populasinya kan Jakarta 10 juta. Nah kita bisa melihat daerah-daerah dan per wilayah itu yang angkanya sudah tinggi,” kata Airlangga di kantornya, Kamis (25/7).

“Termasuk kemarin beberapa kabupaten di Sumatera Selatan, misalnya Ogan Komering Ilir. Kemudian wilayah di Sulawesi, misalnya Morowali,” imbuhnya.

Meski begitu, Airlangga memastikan akan terus menjaga tingkat kemiskinan di wilayah-wilayah yang dianggap berhasil lepas dari middle income trap.

“Tentu daerah-daerah ini kita harus jaga juga dengan tingkat kemiskinannya seperti apa, koefisien gininya seperti apa. Sehingga kita akan mendorong bahwa keberadaan penggerak ekonomi itu betul-betul bermanfaat di wilayah tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, secara khusus Pemerintah RI masih terus mendorong percepatan akselerasi menuju middle income trap sehingga bisa lepas di tahun 2030 sampai 2032.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya untuk masuk dalam aksesi OECD. Selain beberapa tahapannya sudah disetujui dan akan dikebit selama 3 tahun ke depan.

Tterkait aksesi OECD dalam pembahasan di DPR, sudah disepakati untuk masuk dalam rencana pembangunan jangka panjang Indonesia 2025 sampai dengan 2045.

“Sehingga dengan kriteria itu kita juga sudah punya kriteria tentang inflasi. Nah kita jadikan satu, kita dorong nanti kepala daerah, pasca pilkada untuk berkonsentrasi memencet tombol-tombol driver tersebut,” pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore