Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juli 2024 | 14.35 WIB

27 Jam Perjalanan Laut, Mensos Distribusikan Bantuan ke Pulau Kei Besar

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini untuk mendistribusikan bantuan ke daerah 3T. (Hikmia/Jawapos)

JawaPos.com – Pelayaran laut selama puluhan jam tak menyurutkan semangat Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini untuk mendistribusikan bantuan ke daerah 3T. Salah satunya, ke Pulau Kei Besar, Maluku Tenggara.

Risma harus menempuh waktu 27 jam untuk bisa sampai ke pulau terluar ini. Dari Kota Ambon, pulau ini berjarak sekitar 581 kilometer atau 361 mil laut.

Ia berangkat dari Dermaga TNI Angkatan Laut Tawiri Ambon dengan KRI Teluk Weda 526 pada Selasa (23/7) pagi dan tiba di Pelabuhan Elat Kei Besar pada Rabu (24/7) pukul 12.00 WIT. 

Dalam perjalanannya tersebut, Risma membawa bantuan pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, dan perlindungan sosial. Sejak pertengahan Juli 2024, tim Kementerian Sosial dari pusat dan sentra di wilayah timur sudah berada di Pulau Kei Besar untuk melaksanakan serangkaian asesmen kebutuhan.

Pada kesempatan tersebut, dari segi pemberdayaan, ia menyerahkan bantuan pertanian, peternakan, perikanan, budi daya rumput laut, keramba jaring apung, dan pengolahan minyak kelapa. Lalu, ada juga penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) untuk penerangan di 150 titik.

Di sisi rehabilitasi, operasi katarak kembali dilaksanakan. Kemudian, turut dibangun lumbung sosial untuk eks kusta dan pengidap kusta, menyediakan alat bantu disabilitas, dan layanan psikiatri bagi pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Sementara itu, dari perspektif perlindungan sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) membangun fasilitas air bersih siap minum, merenovasi dua rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), penyaluran bantuan untuk Pos TNI, dan bantuan komputer bagi siswa sekolah.

"Kita berharap, dengan berbagai bantuan ini beban dari sisi ekonomi untuk masyarakat Kei Besar bisa lebih baik lagi, karena dampaknya ke masalah sosial dan kondisi keamanan," tuturnya, Rabu (24/7).

Kedatangan Risma ini disambut sukacita oleh masyarakat. Saat sandar, masyarakat berbondong-bondong datang ke dermaga untuk sekedar melihat siapa pejabat yang datang. Mengingat, jarang sekali pejabat tingkat nasional yang mau berkunjung ke sana.

"Sejak tahun 1982, pertama kali seorang menteri menginjakkan kaki di Kei Besar, sudah kurang lebih 42 tahun," ujar Pj. Bupati Maluku Tenggara Jasmono.

Ekspedisi kemanusiaan dengan KRI ke pulau terpencil sebetulnya bukan pertama kali dilakukan Mantan Walikota Surabaya tersebut. Pada September 2023 lalu, ia pernah berlayar ke Kepulauan Mapia, Papua, menggunakan KRI dr Wahidin Sudirohusodo 991. Risma mengunjungi pulau terluar yag berbatasan dengan Palau dan Filipina itu guna menyalurkan sejumlah bantuan sosial untuk masyarakat di sana.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore