Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juli 2024 | 17.06 WIB

VFS Global Pertahankan Agenda Keberlanjutan, Catat Tonggak Sejarah Baru 2023

Ilustrasi petugas VFS Global -spesialis layanan outsourcing dan teknologi terbesar di dunia untuk pemerintah dan misi diplomatik- tengah melayani customer. (Istimewa) - Image

Ilustrasi petugas VFS Global -spesialis layanan outsourcing dan teknologi terbesar di dunia untuk pemerintah dan misi diplomatik- tengah melayani customer. (Istimewa)

JawaPos.com - Perusahaan penyedia layanan permohonan visa untuk masuk ke negara Jepang, VFS Global mempertahankan fokusnya pada agenda keberlanjutan dengan mencatat pencapaian baru pada tahun 2023.

Dalam laporannya, tercatat sebanyak 35% peningkatan jumlah aplikasi yang diproses, 53% karyawan baru dan mempertahankan tenaga kerja global yang beragam terdiri dari 129 negara secara seimbang rasio gender 54% perempuan berbanding 46% laki-laki, penurunan Emisi GRK sebesar 72% pada tahun 2022, serta peningkatan investasi CSR sebesar 60% dibandingkan tahun 2022.

VFS Global, spesialis layanan outsourcing dan teknologi terbesar di dunia untuk pemerintah dan misi diplomatik, mencapai target keberlanjutan baru berdasarkan Laporan Keberlanjutan Terintegrasi 2023, edisi kelima yang diluncurkan pada 18 April 2024.

Laporan ini mengikuti Standar Inisiatif Pelaporan Global (GRI), salah satu kerangka pelaporan keberlanjutan global yang paling banyak digunakan dan diakui. Laporan ini juga selaras dengan tujuan Pembangunan berkelanjutan PBB (UN SDGs), United Nations Global Compact (UNGC), dan Dewan Standar Akuntansi Keberlanjutan (SASB) untuk Sektor Jasa Profesional dan Komersial.

Strategi keberlanjutan VFS Global didasarkan pada lima pilar fundamental, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, tata kelola yang baik, memelihara kolega, melindungi lingkungan, dan mendukung komunitas.

“Sebagai bagian dari korporasi yang bertanggung jawab, VFS Global dengan teguh melanjutkan upayanya menanamkan keberlanjutan dalam praktik bisnis, budaya organisasi, dan tujuan strategisnya. Kemampuan kami untuk membuat perbedaan terukur setiap tahun telah menjadi faktor utama yang membedakan VFS Global,” kata Pendiri dan Chief Executive Officer, VFS Global, Zubin Karkaria dalam keterangannya, dikutip Rabu (17/7).

Peluncuran laporan keberlanjutan berintegrasi ke-5 merupakan bukti upaya kolektif tenaga kerja, mitra, dan pemangku kepentingan yang mendorong perubahan positif.

"Laporan ini merinci dampak inisiatif ESG kami dan berfungsi sebagai peta jalan untuk kemajuan berkelanjutan kami menuju lingkungan yang lebih berkelanjutan. masa depan," kata Kepala - ESG, VFS Global, Shireen Mistree.

Sorotan ISR 2023

Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
• Pertumbuhan pendapatan sebesar 25% YoY dari kontrak kami dengan pelanggan
• Peningkatan aksesibilitas dengan melayani 149 negara di lima benua
• Peningkatan 35% dalam jumlah aplikasi yang diproses
• Memperluas portofolio layanan dengan mendapatkan tujuh kontrak global, termasuk Visa dan Imigrasi Inggris, Departemen Dalam Negeri di Australia, dan pemerintah Arab Saudi
• Skor kepuasan pelanggan keseluruhan 95%

Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik
• Pelatihan perlindungan data telah diselesaikan untuk 100% tenaga kerja global kami untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan keamanan data, sekaligus menunjukkan tata kelola yang luar biasa

Membina kolega
• Memperluas angkatan kerja global sebesar 24% dari 8.883 pada tahun 2022 menjadi 10.976 pada tahun 2023
• Menjaga rasio kesehatan wanita dan pria sebesar 54:46
• Jam pelatihan karyawan tercatat sebanyak 338.023 pada tahun 2023, meningkat 86% dibandingkan tahun 2022
• Mempertahankan tenaga kerja global yang beragam dan inklusif yang terdiri dari 129 negara

Melindungi lingkungan
• Perusahaan ini mendapatkan sertifikasi 'ISO 14001:2015 - Sistem Manajemen Lingkungan', dengan fokus pada pengurangan dampak lingkungan melalui efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan konservasi air.
• Untuk mendukung kampanye satu juta pohon, perusahaan membuat kemajuan signifikan dengan menanam 200.000 pohon dan melanjutkan upaya reboisasi
• Mengalihkan 76% listrik ke energi ramah lingkungan melalui kredit karbon bersertifikasi VCS dan mengurangi 72% gabungan emisi GRK Lingkup 1 dan Lingkup 2 dibandingkan angka dasar tahun 2019
• Emisi sebesar 10.000 tCO2e diimbangi melalui kredit karbon bersertifikasi VCS.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore