
Ilustrasi penumpang kereta api. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com–PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah mengangkut penumpang sebanyak 218.964.010 orang sepanjang semester I 2024, terhitung mulai Januari-Juni 2024. Angka tersebut meningkat 22 persen dibanding semester I 2023 sebanyak 179.577.935 pelanggan.
VP Public Relations KAI Anne Purba merinci, angka tersebut terdiri atas 22.223.702 penumpang KA jarak jauh, 3.511.405 penumpang KA lokal (dikelola KAI). Kemudian, 179.101.318 penumpang KAI Commuter, 2.709.305 penumpang KAI Bandara, 8.685.648 penumpang LRT Jabodebek, dan 2.665.710 penumpang Whoosh.
”Peningkatan volume penumpang tersebut ditunjang pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) baru mulai Juni 2023,” kata Anne Purba dalam keterangannya, Minggu (14/7).
Dia menjelaskan, pada Gapeka 2023, KAI mengoperasikan KA-KA baru yakni KA Argo Merbabu (Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng PP), Argo Semeru (Gambir – Surabaya Gubeng PP), Pandalungan (Gambir – Jember PP), Manahan (Gambir – Solo Balapan PP), dan KA Lokal Banyubiru (Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan PP).
Pada Semester I 2023 masih berlaku persyaratan yang berkaitan dengan Covid-19. Penumpang KA jarak jauh berusia 18 tahun ke atas wajib vaksin booster, penumpang berusia 6-17 tahun wajib vaksin kedua. Adapun penumpang KA lokal wajib minimal vaksin dosis pertama.
”Moda transportasi baru yakni Whoosh dan LRT Jabodebek juga baru diresmikan pada paro kedua 2023. Kedua moda transportasi massal modern tersebut dapat menjadi andalan masyarakat untuk bertransportasi sesuai kebutuhan,” jelas Anne Purba.
Sementara itu, dari sisi ketepatan waktu keberangkatan ataupun kedatangan kereta api penumpang, juga mengalami peningkatan performa. Pada Semester I 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,76 persen, meningkat dibanding Semester I 2023 yakni 99,57 persen. Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api penumpang pada Semester I 2024 mencapai 96,80 persen, meningkat dibanding Semester I 2023 yakni 94,26 persen.
Anne mengatakan, perbaikan performa ketepatan waktu kereta api diraih melalui peningkatan mutu kinerja operasional secara keseluruhan. Termasuk perawatan sarana dan prasarana. Ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan dari transportasi kereta api yang bebas macet, sehingga diminati para penumpang.
”KAI akan terus melakukan perbaikan-perbaikan di seluruh lini guna meningkatkan pelayanan bagi pelanggan serta keselamatan perjalanan kereta api. Dengan upaya peningkatan kualitas secara kontinu ini, kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan,” tutur Anne.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
