Ilustrasi: Makanan di kereta
JawaPos.com - Manajer Humas PT Reska Multi Usaha atau KAI Services Nyoman Suardhita menyebut sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) makanan di restoran kereta seharusnya sudah ditarik 7 hari sebelum kedaluwarsa. Adapun waktu terbaik penyajiannya bisa dilakukan 3 bulan setelah produksi.
Hal ini disampaikan Nyoman guna merespons keluhan salah satu penumpang KA Lodaya yang mendapat makanan berupa nasi sapi lada hitam kedaluwarsa saat di kereta, pada Selasa (18/6).
Oleh sebab itu, Nyoman mengatakan pihaknya masih menyelidiki secara internal terkait penyebab masih dijualnya makanan kedaluwarsa di restoran kereta tersebut.
“Umumnya sebelum seminggu kita lepas dan kita tarik. Kita scrap menyebutnya, karena masa freshnya hanya 3 bulan,” kata Nyoman kepada JawaPos.com, Kamis (20/6).
Saat ditanya apakah ada kelalaian dari petugas, Nyoman enggan berspekulasi lebih awal. Ia justru mengimbau kepada para penumpang kereta untuk menyampaikan keluhan saat masih dalam perjalanan.
Sehingga, kata dia, segala persoalan bisa selesai di kereta. Terlebih, di setiap gerbong kereta telah disediakan nomor masinis yang bertugas dan bisa menampung banyak keluhan.
Bahkan, jika soal makanan, ia mengimbau para penumpang untuk langsung datang ke kereta makan.
“Sebenernya kondisi keluhan para penumpang itu biasanya kita langsung selesaikan di kereta. Ketika misalnya, ada yang aneh segera dilaporkan langsung, kan kita ada kondektur kita yang selalu jalan, kru kita yang selalu jalan, yang memang berkeliling,” ujar Nyoman.
“Atau jika tidak keberatan bisa langsung ke kereta makan, itu bisa diselesaikan langsung di tempat. Jadi layaknya makan di restoran ternyata ada masalah, misal ada rambut kan, kita langsung ngomong dan pasti akan diselesaikan,” imbuhnya.
Diketahui, netizen pemilik akun media sosial X, denonurul, menyampaikan unggahan yang dibagikannya ini tak lain agar seluruh petugas di kereta bisa lebih peduli lagi terhadap makanan yang akan dihidangkan kepada penumpang. "Ga gimana-gimana sih, cuma tg diingatkan lagi crew nyaa supaya lebih aware," ujar akun tersebut.
Bahkan, usai dihubungi pihak KAI Services, dirinya pun menganggap persoalannya ini telah selesai. Ia hanya berpesan agar kejadian yang menjadi evaluasi bagi perusahaan pelat merah bisa ditindak lanjuti dengan serius.
"Guys udah beres yaa urusannya, terimakasih atas responnya railmin @KAI121 Semoga bahan evaluasi ini bisa diseriusi yaa, ralat juga belum 10 hari tapi menjelang 10 hari," tutupnya.