
Masyarakat diajak untuk membeli emas lelang Pegadaian di kantor Pegadaian terdekat atau bazar emas Pegadaian. Mulai dari 29-31 Maret 2024 Bazar Emas Pegadaian digelar di Plaza Medan Fair kota Medan.
JawaPos.com - Modus penipuan lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian bertebaran di berbagai platform media sosial. Para pelaku menggunakan akun media sosial seperti facebook, instagram dan sebagainya. Bahkan media perpesanan atau aplikasi digital seperti telegram, whatsapp dan link website seperti bitly pun dirambah pula.
Agar tidak menjadi korban penipuan dengan modus Pegadaian Lelang Online, masyarakat diajak untuk membeli emas lelang Pegadaian di kantor Pegadaian terdekat atau bazar emas Pegadaian. Mulai dari 29-31 Maret 2024 Bazar Emas Pegadaian digelar di Plaza Medan Fair kota Medan.
Pemimpin Wilayah I Medan yang membawahi Aceh-Sumut Beni Martina Maulan mengatakan, bazar emas yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut sekaligus menyemarakkan perhelatan Festival Ramadhan 2024.
“Sampai saat ini PT Pegadaian tidak menyelenggarakan lelang secara online. Oleh karena itu masyarakat harus waspada terhadap informasi mengenai lelang online. Lelang Pegadaian dilaksanakan secara langsung sehingga masyarakat dapat melihat dan mencoba perhiasan emas yang dikehendaki. Proses pembayarannya pun sangat fleksibel, dapat dibayar tunai, nontunai, atau diangsur”.
Berikut beberapa keuntungan membeli perhiasan atau emas batangan di Bazar Emas Pegadaian :
1. Terhindar dari penipuan lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian
2. Kualitas perhiasan emas atau emas batangan terjamin
3. Harga kompetitif karena tidak dikenakan ongkos bikin
4. Pembayaran fleksibel dapat dilakukan secara tunai, nontunai atau diangsur
5. Perhiasan emas yang ingin dibeli dapat dicoba, tidak berdasarkan gambar atau foto.
Sementara itu Deputi Operasional Pegadaian Medan Basuki Tri Andayani menginformasikan bahwa PT Pegadaian sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penipuan dengan modus lelang online. Ia mengatakan sudah lebih dari 12.000 link akun media sosial serta aplikasi perpesanan dan aplikasi digital dilaporkan untuk dibekukan (takedown) maupun sekitar 500 akun dilaporkan ke penegak hukum. Beberapa pelaku juga sudah menjalani proses pidana.
“Kami sudah antisipasi namun demikian selalu patah tumbuh hilang berganti. Setelah dilakukan pembekuan beberapa waktu kemudian akan muncul akun-akun baru. Oleh karena itu masyarakat diminta waspada dan hati-hati. Segera laporkan ke platform media sosial atau call center Pegadaian di nomor 1500 569,” kata Basuki mewanti-wanti.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
