
Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa diperkirakan bergerak menguat terbatas menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).
IHSG dibuka menguat 13,71 poin atau 0,19 persen ke posisi 7.316,16. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,67 poin atau 0,37 persen ke posisi 997,27.
"IHSG berpeluang bergerak menguat terbatas pada hari ini," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.
Dari dalam negeri, pelaku pasar saat ini masih bersikap wait and see perihal pengumuman suku bunga yang akan dirilis oleh The Fed maupun Bank Indonesia (BI) pada Rabu (20/3) pekan ini.
Konsensus memperkirakan secara absolute BI akan menahan BI-Rate di level 6,00 persen, suku bunga Deposit Facility berada di posisi 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen, yang dinilai masih cukup memadai mengingat tekanan terhadap Rupiah masih ada dan inflasi mengalami kenaikan.
Pada Senin (18/3), Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2023 harus dilakukan paling lambat pada H-7 Lebaran atau pada 3 April 2024, dimana tentunya sektor konsumer, ritel hingga transportasi akan terdorong dengan adanya perputaran uang THR.
Dari mancanegara, fokus pelaku pasar terpecah antara antusiasme terhadap prospek AI di sektor teknologi dan kekhawatiran menjelang pembaruan kebijakan The Fed pada Rabu (20/03).
The Fed akan merilis keputusan suku bunganya melalui rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Selasa-Rabu (20/3), yang dinilai akan kembali menahan suku bunganya di level 5,25-5,5 persen karena data ekonomi AS yang tercatat masih belum sesuai estimasi.
Diperkirakan apabila The Fed mengambil nada hawkish ketika pertemuan kebijakannya, dapat menekan saham-saham teknologi.
Sementara itu, pada perdagangan Senin (18/3) bursa saham AS Wall Street kompak ditutup di zona hijau menjelang pertemuan The Fed dan didukung dari kenaikan saham-saham teknologi.
Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,20 persen di level 38.790,43, begitu juga dengan S&P 500 ditutup lebih tinggi atau naik 0,63 persen di level 5.149,42, dan Nasdaq naik 0,82 persen di level 16.103,45.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 261,39 poin atau 0,66 persen ke 39.479,00, indeks Hang Seng melemah 120,14 poin atau 0,72 persen ke 16.616,97, indeks Shanghai melemah 2,40 poin atau 0,08 persen ke 3.082,52 dan indeks Straits Times melemah 0,03 poin atau 0,00 persen ke 3.171,89.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
