Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 13.53 WIB

Resmikan Smelter di Gresik, Jokowi Harap Hilirisasi Tembaga Bisa Tembus 3 Juta Ton Per Tahun

Presiden RI Jokowi meresmikan ekspansi PT Smelting di Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (14/12). - Image

Presiden RI Jokowi meresmikan ekspansi PT Smelting di Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (14/12).

JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan ekspansi PT Smelting di Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (14/12). Jokowi berharap dengan peresmian itu, hilirisasi tembaga bisa tembus capai 3 juta ton per tahun.

“Kita harapkan nanti dengan pembangunan smelter yang ada di JIIPE Gresik, ditambah lagi 1,7 juta ton per tahun. Artinya, satu tahun smelter kita bisa berproduksi 3 juta ton per tahun dan nilai tambahnya ada semua di Indonesia,” kata Jokowi.

Tak lupa, mantan gubernur DKI Jakarta itu mengapresiasi ekspansi yang dilakukan PT Smelting. Presiden menilai ekspansi itu tak hanya meningkatkan kapasitas produksi anoda dan katoda tembaga, tetapi juga nilai tambah di Indonesia.

"Kapasitas untuk produksi anoda maupun katoda tembaga naik dari 1 juta ton per tahun menjadi 1,3 juta ton per tahun. Ini menunjukkan komitmen PT Freeport Indonesia yang bekerja sama dengan Mitsubishi untuk menghilirkan, membangun hilirisasi dengan ekspansi, sehingga nilai tambah itu ada di Indonesia,” imbuhnya.

Mantan wali Kota Solo itu meyakini ke depannya banyak bermunculan industri turunan tembaga di Tanah Air. Seperti yang sudah mulai, yakni proses pembangunan untuk copper foil.

"Nanti akan banyak yang menuju ke negara kita untuk membangun industri-industri turunan tembaga,” ujarnya.

Di samping itu, Presiden Jokowi pun mendorong agar hilirisasi tidak hanya dilakukan pada bahan-bahan mineral, tetapi juga dalam komoditas perkebunan dan pertanian. Menurut Presiden, hilirisasi tersebut dapat meningkatkan kesempatan kerja dan nilai tambah di tanah air.

“Semuanya harus dihilirisasikan agar nilai tambah itu ada di negara kita, kesempatan kerja itu ada di negara kita, baik itu di perkebunan, pertanian, perikanan, semuanya. Jangan sampai kita kirim lagi mineral dalam bentuk mentah, bahan-bahan perkebunan, komoditas perkebunan, pertanian dalam bentuk mentah,” tuturnya.

Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa upaya hilirisasi dalam setiap komoditas di tanah air yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah, dinilai mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Nilai tambah sekali lagi ada di negara kita, itu yang akan menjadikan negara ini menjadi negara produsen—menjadi negara produksi, dan kekuatan pertumbuhan ekonomi itu ada di produksi, bukan di konsumsi,” pungkas Presiden.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore