JawaPos.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa penegakan dan kepastian hukum merupakan kunci sukses pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat menjadi pembicara dialog Apindo di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (11/12)
"Kalau hukum tegak, aparat penegak hukum kuat, maka kami yakin ekonomi Indonesia bisa tumbuh sampai 7 persen. Kalau itu terjadi, maka kita benar-benar bisa menjadi negara maju," kata Ganjar.
Ganjar menegaskan, penegakan hukum adalah problem utama yang harus dibereskan di Indonesia. Jika problem itu beres, maka separuh persoalan bisa selesai.
Ia pun meyakini, investasi akan berdatangan, lapangan pekerjaan terbuka, kesejahteraan masyarakat meningkat dan ekonomi tumbuh pesat. "Beruntungnya saya didampingi Pak Mahfud MD, beliau dikenal sebagai peluru yang tak terkendali. Jadi, bisa sat set untuk urusan penegakan dan kepastian hukum ini. Beliau paham betul soal ini dan nanti yang akan mengurusi langsung persoalan ini," tegasnya.
Setidaknya ada tiga cara yang akan dilakukan Ganjar-Mahfud untuk mewujudkan penegakan dan kepastian hukum di Indonesia. Pertama adalah memperbaiki regulasi dan sistem hukum. Kedua, memperbaiki dan memperkuat kelembagaan dari aparat penegak hukum.
"Ketiga yang paling penting adalah aktor, siapa pejabat yang duduk di sana. Aktor ini harus kita seleksi dengan baik, harus kredibel dan berintegritas. Dia tidak bisa disogok, anti-KKN dan bekerja untuk melayani rakyat," ucap Ganjar.
Selain persoalan hukum, beragam persoalan lain juga dibahas dalam kesempatan itu. Terkait potensi ekonomi digital, energi baru terbarukan, UMKM, persoalan upah buruh, pajak dan lain sebagainya. Ganjar mendengarkan semua masukan dan mencatat masukan dari pengusaha.
"Saya senang mendapat masukan ini, apalagi sudah ditulis dalam bentuk rekomendasi. Ini yang saya butuhkan karena langsung dari para pelaku. Mari kita diskusi bersama untuk merumuskan apa yang terbaik untuk bangsa Indonesia," ujar Ganjar.
Sementara, Ketua Apindo Shinta Kamdani mengatakan, pihaknya telah menggelar diskusi dengan para pengusaha. Menurutnya, problem paling banyak diutarakan terkait penegakan hukum dan kepastian hukum.
"Untuk itu kami telah menyusun roadmap yang akan kami berikan kepada Pak Ganjar. Memang salah satu problem terbanyak yang dikeluhkan kawan-kawan pengusaha adalah pentingnya kepastian hukum serta perbaikan kelembagaan," pungkas Shinta.