
Forest Stewardship Council, Tikamoon, dan Hafele, promosikan furnitur berkelanjutan gelar program Indonesian Sustainable Furniture Design Competition (ISFDC).
JawaPos.com–Tiga inisiator bekerja sama mempromosikan furnitur berkelanjutan kepada seluruh desainer di Indonesia. Forest Stewardship Council® (FSC®), Tikamoon, dan Hafele menggelar program Indonesian Sustainable Furniture Design Competition (ISFDC).
Technical Director FSC Indonesia Hartono Prabowo mengungkapkan, ISFDC merupakan kesempatan yang sangat baik bagi desainer profesional untuk meningkatkan peran dalam keberlanjutan hutan. Di antaranya dengan membuat serta menciptakan desain furniture yang menggunakan material dari sumber yang sustainable.
”Sehingga para pengelola hutan baik dari petani hutan di pelosok desa hingga pelosok hutan dapat terbantu dengan desain yang menarik selera konsumen dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor industri furnitur di Indonesia,” kata Hartono Prabowo di showroom Hafele Indonesia di BSD Tangerang Selatan.
Indonesian Sustainable Furniture Design Competition (ISFDC) 2023, lanjut dia, bertema Sustainable Solid Wood Furniture for Timeless and Affordable Living. Dengan kriteria di antaranya kayu solid FSC, tanpa komposit, Hardware Hafele, knock up furniture, dan finishing non-toxic.
”Pendaftaran ISFDC terbuka untuk umum baik untuk kalangan mahasiswa, desainer profesional, praktisi UMKM industri mebel, dan lainnya. Peserta dapat mendaftarkan diri secara perseorangan maupun kelompok dengan maksimal 5 orang,” papar Hartono Prabowo.
Dia menjelaskan, pendaftar hanya diperbolehkan mengirimkan 1 hasil karya berupa set atau collection (minimal 3 item) dan hasil karya orisinal bukan plagiat. Selain itu, karya tersebut belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi atau diperjualbelikan sebelumnya.
”Para peserta lomba akan memperebutkan hadiah total Rp 49.000.000. Pendaftaran ISFDC 2023 mulai dibuka hingga 31 November dan pengumuman pemenang akan disampaikan pada 2024,” papar Hartono Prabowo.
Country Director Tikmoon Julien Malaise menyampaikan, dengan menyelenggarakan kompetisi desain berkelanjutan di Indonesia, pihaknya berupaya untuk mempromosikan konsep ramah lingkungan di pasar furnitur Indonesia. Pada saat yang sama, lanjut dia, menemukan desain furnitur inovatif dan ramah lingkungan yang mencerminkan dedikasi kami terhadap pengerjaan yang etis dan sadar lingkungan.
Sementara itu, Managing Director Hafele David Lorenzo menjelaskan, dengan pengalaman 100 tahun di dunia interior dan furnitur, pihaknya ingin turut berkontribusi pada meningkatnya desain berkelanjutan yang diciptakan desainer Indonesia.
Ketua Umum Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI) Ira Samri menambahkan, keberlanjutan adalah sesuatu yang tidak terhindarkan dalam mendesain furnitur. Kompetisi tersebut memberikan kesempatan besar bagi desainer muda untuk menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan melalui karya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
