Mendag Zulhas saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, Nishimura Yasutoshi, akhir pekan lalu di Osaka, Jepang. (Kemendag)
JawaPos.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas menargetkan kebijakan soal eliminasi pos tarif ikan olahan dengan Jepang bisa disepakati akhir tahun ini. Hal ini sejalan dengan rencana penandatanganan Protokol Perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) pada Desember 2023 mendatang.
“Kami optimis Protokol Perubahan IJEPA dapat ditandatangani pada KTT Peringatan 50 Tahun ASEAN-Jepang di Tokyo, 16-17 Desember 2023,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis, Minggu (29/10).
Adapun hal ini disampaikan Mendag Zulhas saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, Nishimura Yasutoshi, akhir pekan lalu di Osaka, Jepang.
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas berbagai kerja sama dan upaya untuk meningkatkan perdagangan dan ekonomi. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penyelesaian Protokol Perubahan IJEPA.
“Kedua negara sepakat untuk lebih mempererat kerja sama perdagangan dan ekonomi di berbagai fora baik bilateral, regional, maupun multilateral,” jelas Mendag.
Zulhas membeberkan, Indonesia menekankan pentingnya akses pasar produk olahan ikan karena hal ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Pasalnya, dengan pemberian akses pasar oleh Jepang, produk ikan olahan Indonesia akan semakin berdaya saing dan investasi Jepang bidang perikanan di Indonesia dapat difasilitasi.
Optimisme ini disampaikan Zulhas berdasar pada kondisi saat ini antara Indonesia dan Jepang yang memiliki perjanjian kerja sama ekonomi baik perjanjian perdagangan bilateral (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement/IJEPA).
Lalu, perjanjian perdagangan regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP serta ASEAN-Japan Comprehensive Economic Partnership Agreement/AJCEP). Selain itu, total perdagangan Indonesia dan Jepang pada 2022 tercatat sebesar USD 42,03 miliar.
"Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Jepang sebesar USD 24,85 miliar serta impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 17,18 miliar. Dengan demikian, Indonesia surplus perdagangan atas Jepang sebesar USD 7,68 miliar," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
