
Dari kiri, Raja Belanda Willem-Alexander, Ratu Belanda Maxima, dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan berkeliling di Kawasan Danau Toba (12/3/2020)/Antaranews
JawaPos.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berharap, Kaldera Toba yang baru saja mendapatkan status sebagai Global Geopark oleh UNESCO dapat menjadi tujuan wisata dan penelitian. Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Sungkari mengatakan, hal itu menjadi poin positif yang diakui dunia untuk Indonesia.
"Wisata alam itu nanti akan banyak menjual adventure, selain juga jadi tujuan bagi para peneliti," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (10/7).
Dia pun berpesan agar masyarakat disiplin dan pelaku bisnis dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui prinsip protokol kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ramah lingkungan (cleanliness, health, safety, environment/CHSE). Sebab, keindahan Indonesia juga akan menjadi daya tarik dunia.
"Kalau keindahan, saya rasa seluruh dunia sudah tahu betapa indahnya Toba," imbuhnya.
Hari menyebut, pihaknya telah menyusun buku panduan tersebut agar dapat diterapkan di kawasan wisata. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada seluruh petugas wisata, masyarakat, termasuk para pelaku usaha di kawasan pariwisata.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo berkomitmen akan mempertahankan status Global Geopark tersebut. Pasalnya, status tersebut divalidasi setiap empat tahun.
Menurutnya, salah satu cara utama mempertahankan status tersebut yakni dengan mengembangkan kepariwisataan dengan tetap memperhatikan ekosistem, kelestarian lingkungan. "Kami gembira dengan status ini. Dari sisi kepariwisataan, tentu kami harus pertahankan status ini," ucapnya.
Sebagai informasi, Kaldera Toba bisa dijaga dengan baik setelah kawasan itu ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis, Selasa (2/7). Status tersebut menambah daftar geopark Indonesia yang kini statusnya menjadi UNESCO Global Geopark lainnya, yakni Batur, Ciletuh, Gunung Sewu, dan Rinjani.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
