Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Oktober 2019 | 15.04 WIB

PGN Alirkan Gas 3007 BBTUD ke Pelanggan Sepanjang Triwulan III 2019

Ilustrasi petugas PGN tengah memberikan pelayanan terkait jaringan gas ke pelanggan rumah tangga. (PGN for JawaPos.com). - Image

Ilustrasi petugas PGN tengah memberikan pelayanan terkait jaringan gas ke pelanggan rumah tangga. (PGN for JawaPos.com).

JawaPos.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN)  berhasil menyalurkan gas bumi sebesar 3.007 BBTUD sepanjang periode Januari – September 2019 dengan membukukan pendapatan mencapai USD 2.81 miliar atau sebesar Rp 39,8 triliun (kurs USD = Rp 14.174)

Penyaluran gas yang dilakukan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah mencatatkan sahamnya di pasar modal ini meliputi  volume gas distribusi sebesar 971 BBTUD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.036 BBTUD. Saat ini PGN  melayani 371.941 pelanggan di seluruh sektor dari kelistrikan, industri, transportasi, komersial dan rumah tangga.

"Kami bersyukur kinerja PGN sebagai sub-holding gas terus tumbuh positif tahun ini dan terus  berusaha menjaga momentum pertumbuhan ini dapat  berlanjut hingga akhir tahun," jelas Rachmat Hutama, Sekretaris Perusahaan PGN di Jakarta, Senin (28/10).

Terbaru, PGN resmi mengelola operasional jaringan gas (jargas) rumah tangga Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Pasuruan dan Probolinggo.

Sebagai sub holding migas, saat ini total jaringan pipa gas PGN lebih dari 10.000 kilometer. PGN juga mengoperasikan 2 FSRU, 1 land-based regasification terminal, 64 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) dan 4 mobile refueling unit (MRU).

Beragam pembangunan infrastruktur yang dilakukan PGN itu, semata-mata demi optimalisasi penggunaan gas bumi.

Terdekat, dengan rampungnya pembangunan pipa gas Gresik – Semarang dan Duri – Dumai, maka konektivitas jaringan gas Jawa – Sumatera tinggal selangkah lagi. Praktis, tinggal menyisakan pipa Semarang – Cirebon dan Medan – Dumai.

Sedangkan untuk mengantisipasi permasalahan pasokan, PGN juga sedang membangun LNG Terminal di Teluk Lamong, Surabaya. Pembangunan LNG Terminal berkapasitas 40 BBTUD yang terbagi dalam tiga fase itu ditargetkan  beroperasi akhir tahun ini dan rampung keseluruhan pada 2023 mendatang.

Optimalisasi penggunaan gas bumi sangat bermanfaat untuk mengurangi beban subsidi pemerintah. Rachmat  menjelaskan, ditengah tantangan dan perlambatan ekonomi global dan domestik, PGN berusaha mengoptimalkan setiap peluang yang ada untuk memperkuat bisnis perseroan.

Pembangunan infrastruktur gas bumi untuk menjangkau pasar-pasar baru juga terus dilakukan di berbagai daerah. Sementara untuk memastikan ketersediaan pasokan gas, PGN mengkombinasikan gas sumur dan Liquid Natural Gas (LNG) dari berbagai sumber.

Sesuai rencana kerja PGN hingga 2024, perusahaan akan membangun sejumlah infrastruktur baru di antaranya jaringan pipa transmisi dan distribusi masing-masing sepanjang 528 kilometer dan 500 kilometer.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore