Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Oktober 2017 | 16.57 WIB

Rupiah Terus Melemah terhadap USD, Ini Penjelasan BI

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kian melemah. Pada Kamis (19/10) kemarin rupiah mengalami pelemahan dibanding hari sebelumnya. Pada penutupan Kamis, kurs tengah Bank Indonesia mencatat nilai tukar rupiah berada pada posisi Rp13.521 per USD. Nilai itu melemah 8 poin dibanding hari sebelumnya yang sebesar Rp13.513 per USD.


Menanggapi hal itu, Asisten Gubernur BI Dody Budi Waluyo menegaskan pihaknya akan tetap melakukan pantauan dan kontrol terhadap pergerakan itu.


"Ya kita akan membiarkan rupiah tidak bergerak terlalu liar," kata Dody dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/10) malam.


Dody menjelaskan, saat ini tidak ada perubahan fundamental di perekonomian Indonesia yang membuat nilai tukar rupiah terus melemah. "Jadi kalau rupiah terdepresiasi itu karena faktor global," tuturnya.


Pelemahan mata uang itu sendiri tidak hanya dialami Indonesia saja. Sejumlah negara juga mengalami depresiasi terhadap nilai tukar dolar.


Hal itu terjadi sebagai dampak dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga, normalisasi kebijakan moneter, serta rencana reformasi pajak di AS. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore