
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi
JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Agustus 2025, total aset keuangan syariah Indonesia menembus angka Rp 3.050 triliun, atau tumbuh 11,3 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY).
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan hal tersebut dalam pembukaan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025, yang digelar 6-9 November 2025 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta. Acara ini mengusung tema "Keuangan Syariah untuk Semua, Kesejahteraan untuk Bangsa" dan diikuti oleh pelaku industri jasa keuangan syariah, asosiasi, SRO, serta kementerian dan lembaga terkait.
"Industri keuangan syariah Indonesia terus mencatat pertumbuhan yang positif, dengan total aset mencapai Rp 3.050 triliun, meningkat 11,3 persen (YoY). Terdiri atas aset perbankan syariah sebesar Rp 975,9 triliun, pasar modal syariah Rp 1.896,2 triliun, dan industri keuangan nonbank syariah Rp 178,7 triliun," ungkapnya, Kamis (6/11).
Friderica menegaskan, keuangan syariah memiliki peran penting dalam mendukung pemerataan ekonomi nasional. Melalui instrumen seperti zakat, infak, dan sedekah, sistem keuangan syariah diyakini dapat menciptakan distribusi kekayaan yang lebih adil dan mengurangi kesenjangan ekonomi di masyarakat.
"Kemudian juga menciptakan stabilitas ekonomi tentu saja dan juga inklusivitas. Ini yang terus kita dorong," tutur Friderica.
Meski terus tumbuh, Friderica menilai pengembangan industri syariah masih menghadapi empat tantangan utama yang disebut sebagai 4P, yakni Pengembangan dan inovasi produk, Penetrasi pasar, Pemerataan akses, dan Pemahaman masyarakat.
"Kita perlu terus mendorong inovasi produk, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat edukasi agar masyarakat semakin paham dan percaya pada produk keuangan syariah," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022