
Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Bank Victoria Syariah (BVIS) telah menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN).
JawaPos.com - Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Bank Victoria Syariah (BVIS) telah menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN). Dalam forum tersebut juga menyepakati susunan direksi baru. Aksi korporasi ini merupakan rangkaian dari proses spin off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN (BTN Syariah) menjadi bank umum syariah (BUS) dengan BVIS sebagai perusahaan cangkang.
Corporate Secretary BSN Dody Agoeng mengatakan, jajaran pengurus baru yang telah disepakati bakal menjadi nahkoda transformasi perseroan ke depan. "Nama dan pengurus baru ini adalah identitas. Langkah ini akan meneguhkan jati diri baru BSN sebagai bank syariah yang lebih kokoh, lebih inklusif, dan lebih visioner serta menjadi lembaga keuangan syariah yang dipercaya masyarakat luas," terang Dody, Sabtu (23/8).
BSN ditargetkan menjadi bank syariah dengan fondasi finansial dan moral yang kokoh. Serta mampu menghadirkan layanan digital modern berprinsip syariah. "BSN akan menjadi bank yang solid, adaptif, dan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia," imbuhnya.
RUPSLB Bank Victoria Syariah menyetujui pemberhentian dengan hormat para pengurus perseroan berikut:
-Direktur Utama: Dery Januar
-Direktur Kepatuhan: Ruly Dwi Rahayu
-Direktur: Andy Sundoro
Efektif terhitung sejak disetujui keputusan ini. Pemegang saham juga mengucapkan terima kasih kepada para pengurus perseroan yang diberhentikan atas segala sumbangan tenaga dan pikiran selama memangku jabatan tersebut.
RUPSLB juga menyetujui pengangkatan nama-nama sebagai pengurus BSN dan perubahan nomenklatur jabatan:
Direktur Utama: Alex Sofjan Noor
Wakil Direktur Utama: Arga M. Nugraha
Direktur Finance, Strategy and Treasury: Abdul Firman
Direktur Consumer Banking: Mochamad Yut Penta
Direktur Human Capital and Compliance: Anton Rijanto
Direktur Risk Management: Beki Kanuwa

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
