
Kepala BPKH Fadlul Imansyah (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta (3/9). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia berupaya memberikan layanan optimal untuk para jamaah haji maupun umrah. Upaya itu dengan memperbanyak jumlah kamar di hotel bintang 5 yang dikelola sendiri. Baik itu di Kota Makkah, maupun di Madinah. Pengelolaan itu melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menuturkan, masih terbuka luas bagi mereka untuk terlibat dalam ekosistem haji maupun umrah. Termasuk di dalamnya layanan kamar hotel atau akomodasi, sampai pelayanan penyediaan bumbu katering.
Fadlul mengatakan, saat ini BPKH Limited mengelola 200 unit kamar di Hotel Hilton Makkah. Selain itu mengelola sejumlah unit kamar di hotel Golden Tulip di Madinah. "Ke depan secara size akan lebih besar. Tidak hanya 200 kamar di Hotel Hilton," kata Fadlul di sela peluncuran Anugrah Jurnalistik BPKH 2024 di Jakarta pada Selasa (3/9).
Fadlul mengatakan, penambahan kamar hotel yang dikelola sendiri itu tidak hanya di Kota Makkah, tetapi juga terbuka peluang untuk memperbanyak pengelolaan kamar hotel di Madinah. Dengan demikian, jamaah haji maupun umrah asal Indonesia bisa menginap di kamar hotel yang dikelola oleh anak bangsa. Selain menghadirkan kenyamanan hotel bintang lima, juga memberikan rasa bangga.
Aspek lainnya adalah pada penyediaan bumbu katering untuk jamaah haji. Pemerintah berupaya menghadirkan katering dengan citarasa nusantara. Sehingga membutuhkan bumbu atau rempah dari Indonesia. BPKH sudah terlibat dalam pengadaan bumbu katering. Tetapi volumenya masih belum besar.
"Untuk bumbu (katering haji) masih ada potensi 300 ton. Kita (BPKH Limited) baru menyiapkan 70 ton," katanya. Sehingga masih ada peluang besar bagi BPKH Limited untuk mengirim bumbu dari Indonesia ke Arab Saudi. Sistem bisnis ini juga membawa berkah bagi para petani rempah atau bahan baku bumbu di tanah air.
Fadlul berharap upaya mereka terlibat dalam ekosistem haji dan umrah itu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Supaya mereka lebih semangat lagi. Karena hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya para jamaah haji dan umrah saja. Tetapi juga masyarakat di Indonesia pada umumnya. "Teman-teman media juga bisa menyebarkan informasi ini ke masyarakat, supaya kami lebih semangat," kata Fadlul lantas tersenyum.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
