
MUSE kembangkan analisis aset mewah berbasis AI. (Istimewa)
JawaPos.com - MUSE Intelligence mengembangkan teknologi analisis aset mewah dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini diharapkan dapat membantu lembaga keuangan memahami pergerakan harga dan pola permintaan. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun infrastruktur data yang dapat mendukung riset investasi dan evaluasi aset fisik.
Salah satu inisiatif yang dikembangkan adalah MUSE Luxury Investment Index (MLII). Yaitu sebuah indeks investasi aset mewah yang dirancang untuk membantu lembaga keuangan membandingkan kinerja aset dan menganalisis posisinya dalam portofolio investasi. Namun, penerapan indeks tersebut masih akan diuji melalui proyek percontohan bersama institusi keuangan.
Pengembangan teknologi ini dilatarbelakangi tantangan dalam menilai aset mewah. Informasi harga yang tersebar, perbedaan kondisi dan asal-usul aset, serta transaksi yang jarang terjadi membuat kinerja dan likuiditas aset tersebut sulit dievaluasi secara konsisten.
Pendiri sekaligus CEO MUSE Michelle Zhang mengatakan perusahaan berupaya mengatasi keterbatasan informasi tersebut melalui pengembangan infrastruktur data dan tolok ukur.
“Banyak aset fisik berharga yang sulit dinilai secara konsisten oleh lembaga keuangan karena informasi di sekitarnya terfragmentasi,” kata Michelle Zhang, Pendiri dan CEO MUSE dalam keterangannya, Rabu (21/10).
“Kami sedang membangun infrastruktur data dan tolok ukur untuk membantu menutup kesenjangan tersebut. MLII adalah titik awal kami, dan tugas kami selanjutnya adalah menguji bagaimana intelijen tersebut dapat mendukung keputusan di dalam lembaga keuangan,” imbuhnya.
Melalui MLII, MUSE Intelligence ingin menyediakan acuan terstruktur untuk memahami kinerja pasar aset mewah. Indeks tersebut diarahkan untuk mendukung perbandingan kinerja, riset investasi, serta analisis portofolio, termasuk dengan kelas aset yang telah mapan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022