Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Agustus 2023 | 15.22 WIB

Gandeng 6 Startup Digital, PLN Group Kembangkan Unit Bisnis Baru di Luar Kelistrikan

Penandatanganan MoU PLN Group dengan enam startup digital untuk memaksimalkan potensi usaha di luar bisnis kelistrikan. - Image

Penandatanganan MoU PLN Group dengan enam startup digital untuk memaksimalkan potensi usaha di luar bisnis kelistrikan.

 
JawaPos.com - Jajaki potensi bisnis di luar kelistrikan (Beyond kWh), PLN Group menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan enam startup digital Indonesia. Keenam perusahaan teknologi rintisan yang dirangkul PLN untuk menjalani usaha baru yakni Fresh Factory, Amoda, Kanggo, Imajin, Nodeflux, dan Rekosistem. 
 
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, hal ini dilakukan sebagai langkah progresif perseroan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan lewat program Connext Powered by PLN. Program ini disebut merupakan kolaborasi bersama PLN dan dunia startup yang diwujudkan melalui kerja sama erat antara Impactto dan PLN Enjiniring.
 
"Melalui program Connext, kami menyampaikan dukungan penuh kepada startup terpilih yang akan belajar dan bergabung dengan ekosistem PLN. Ini merupakan bentuk kolaborasi PLN dengan startup yang bertujuan mengubah tantangan global terkait disrupsi teknologi menjadi peluang," ungkap Darmawan di Jakarta belum lama ini dalam acara penandatanganan MoU PLN Group dengan enam startup digital.
 
Program Connext terbagi menjadi dua program, yakni inkubasi dan kolaborasi. Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis, Hartanto Wibowo dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa program inkubasi ditujukan untuk startup tahap awal yang tertarik untuk belajar dan bergabung dengan ekosistem PLN.
 
Program ini akan menawarkan pelatihan dan pembinaan one on one untuk meningkatkan pemahaman bisnis dan kinerja startup peserta. "Sementara itu, program kolaborasi ditunjukkan kepada startup tahap lanjut dengan tujuan akhir melakukan kolaborasi bisnis dengan PLN," ungkap Hartanto.
 
Bagi para peserta Connext yang telah lolos seleksi akan menjalani masa inkubasi hingga Oktober 2023. Adapun, fasilitas yang didapatkan inkubasi startup, antara lain proses diagnosa agar startup bisa mencapai product-market fit, mengadakan group coaching dengan para mentor secara hybrid, serta ada sesi mentoring antara mentor dengan startup secara daring. 
 
Selepas dari program inkubasi, para peserta startup diharapkan sudah siap untuk mengeksplorasi lebih lanjut kesiapan produk dan layanannya untuk bersinergi dengan ekosistem PLN. Adapun keenam startup terpilih untuk mengikuti program kolaborasi lebih lanjut dengan PLN Group.
 
Di saat yang bersamaan, Hartanto menambahkan, dengan entitas usahanya yaitu PT PLN Icon Plus, PT Haleyora Power, dan PT Energy Management Indonesia (EMI), PLN bersama enam startup pilihan akan memaksimalkan aset untuk pengembangan teknologi digital, internet, hingga cold chain management
 
Sehingga, melalui program inkubasi dan kolaborasi bersama dengan startup terpilih, upaya ini diharapkan mampu menciptakan sinergi untuk mendukung pengembangan teknologi dan model bisnis yang lebih inovatif serta berkelanjutan dalam sektor energi kelistrikan. "Kolaborasi ini sebagai bentuk adaptasi perusahaan terhadap kemajuan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat saat ini yang serba digital dan ringkas. Tak ketinggalan, semua proses bisnis yang dilakukan PLN juga mengusung keberlanjutan di bidang lingkungan dan sosial dengan keterlibatan aktif masyarakat," tutup Hartanto.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore